Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Relawan Samarinda Bertemu 3 King Cobra saat Padamkan Karhutla

Cerita Relawan Samarinda Bertemu 3 King Cobra saat Padamkan Karhutla Ular piton mati terpanggang. Antara

Merdeka.com - Aksi tim gabungan di antaranya relawan di Samarinda, Kalimantan Timur, berjibaku memadamkan api Karhutla di dekan runway Bandara APT Pranoto Samarinda, sejak Minggu (15/9) kemarin hingga dini hari tadi, menyisakan cerita. Relawan bertemu 3 ular king cobra, yang akhirnya mati kepanasan.

Dua kobaran api di dekat runway, sejatinya berlangsung sejak pagi. Kepulan asap semakin melebar dan kian pekat hingga malam hari. Hal ini sempat membuat panik pegawai bandara saat itu.

Sekira pukul 22.00 WITA, relawan bergerak bersama Damkar Samarinda ke sekitar Bandara APT Pranoto. Setelah sempat alot membahas akses jalan masuk ke lokasi, akhirnya tim gabungan termasuk relawan berhasil masuk ke semak belukar dan hutan yang terbakar.

"Saya ikut ke memadamkan dengan peralatan seadanya waktu itu," kata Akmaludin (54), salah seorang relawan Balakar Mugirejo, dalam perbincangan bersama merdeka.com, Senin (16/9).

Lokasi titik api berada di dekat bangunan kandang ayam. Oleh penjaga saat itu, tim gabungan diminta untuk mewaspadai kemunculan ular king Cobra dengan panjang sekitar 6 meter. Mengingat, lokasi pemadaman minim penerangan.

"Awalnya saya nggak percaya. Ngeri juga 6 meter. Tapi saya pikir, saya harus hati-hati," ujar Akmaludin.

Akmal bercerita, dalam pengamatan dia, semak dan hutan itu memang menjadi sarang ular berbisa. "Itu habitatnya, dari sepanjang yang saya amati. Bukan piton, tapi memang Cobra," ujar dia.

Belakangan, kekhawatiran dia menjadi kenyataan. Ada 3 ular terjebak di tengah hawa panas bara api saat itu.

"Dua saya lihat sudah mati kepanasan. Satu lagi, saya lihat kepalanya tegak, badannya seperti sudah terbakar, langsung saya tendang," ungkap Akmal.

Meski dengan peralatan terbatas, pemadaman nyaris tuntas jelang pagi tadi. "Sekitar jam 4 pagi, kita berhenti. Seharusnya, saya bisa pulang sampai rumah jam 5 pagi. Tapi karena ban mobil armada Damkar bocor, nunggui bantuan datang saya tidur ngemper di jalan bandara. Jadi, baru jam 7 sampai rumah, saya baru bisa istirahat," kata Akmal.

Akmal memastikan sebagai salah satu dari sekian banyak relawan, dia merasa terpanggil untuk bergegas memberikan bantuan kebencanaan. Apalagi, Karhutla yang berdampak luas bagi masyarakat banyak, dari kabut asap yang ditimbulkan.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Taksi Terbang Berkapasitas 5 Orang untuk IKN Akan Diuji Coba di Samarinda
Taksi Terbang Berkapasitas 5 Orang untuk IKN Akan Diuji Coba di Samarinda

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono berencana menguji coba langsung taksi terbang di Samarinda.

Baca Selengkapnya
Hati-hati Musim Hujan, Heboh Ular Kobra Ada di Dalam Helm Cari Kehangatan
Hati-hati Musim Hujan, Heboh Ular Kobra Ada di Dalam Helm Cari Kehangatan

Sungguh mengerikan. Seekor ular king cobra ditemukan bersembunyi di dalam helm.

Baca Selengkapnya
Cerita Rita Kebingungan Cari Suami, Naik Motor Bareng dari Karawang Terpisah di Bakauheni Mau Mudik ke Ketapang
Cerita Rita Kebingungan Cari Suami, Naik Motor Bareng dari Karawang Terpisah di Bakauheni Mau Mudik ke Ketapang

Petugas gabungan di Lampung kemudian membantu menenangkan pemudik asal Karawang, Jawa Barat tersebut.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Membandingkan Anaconda Reptil Asal Amazon dan Piton Penguasa Hutan Asia, Kuat Siapa?
Membandingkan Anaconda Reptil Asal Amazon dan Piton Penguasa Hutan Asia, Kuat Siapa?

Anaconda tidak memiliki bisa ular yang mematikan, tapi ini yang mematikan.

Baca Selengkapnya
Sangar Berbaret Merah, Anggota Kopassus Ini Bisa Menirukan Suara Binatang 'Tetap Semangat Komando'
Sangar Berbaret Merah, Anggota Kopassus Ini Bisa Menirukan Suara Binatang 'Tetap Semangat Komando'

Sosok sangar anggota Kopassus yang unjuk kebolehan bisa menirukan ragam suara binatang.

Baca Selengkapnya
Injakkan Kaki di Kota Palu, Panglima TNI Disambut Tentara Cilik 'Bintang 2'
Injakkan Kaki di Kota Palu, Panglima TNI Disambut Tentara Cilik 'Bintang 2'

Momen Panglima TNI disambut tentara cilik saat berkunjung ke Palu.

Baca Selengkapnya
Cerita Menegangkan Saat Banjir Bandang Terjang OKU dan Hanyutkan Mobil Berpenumpang, 4 Orang Hilang
Cerita Menegangkan Saat Banjir Bandang Terjang OKU dan Hanyutkan Mobil Berpenumpang, 4 Orang Hilang

Peristiwa itu terjadi saat dua mobil melintas di Jalan Lintas Sumatera di Desa Batanghari, Kecamatan Semidang Aji.

Baca Selengkapnya
Mengunjungi Kampung Semanggi Surabaya, Warganya Kompak Budi Daya Tanaman Gulma dan Menyulapnya Jadi Makanan Lezat Bergizi
Mengunjungi Kampung Semanggi Surabaya, Warganya Kompak Budi Daya Tanaman Gulma dan Menyulapnya Jadi Makanan Lezat Bergizi

Kampung ini memiliki tiga hektare lahan khusus untuk tanaman semanggi

Baca Selengkapnya
Sebelum Tewas Bunuh Diri, Brigadir RAT Izin Sejak 10 Maret Untuk Kunjungi Kerabat di Jakarta
Sebelum Tewas Bunuh Diri, Brigadir RAT Izin Sejak 10 Maret Untuk Kunjungi Kerabat di Jakarta

Kasi Humas Porlesta Manado, Ipda Agus Haryono belum bisa mendetailkan terkait alasan kunjungan dari Brigadir RAT.

Baca Selengkapnya