Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Pengantin Baru Buah Zakar Diambil Dokter Tanpa Izin hingga Tak Mampu Layani Istri

Cerita Pengantin Baru Buah Zakar Diambil Dokter Tanpa Izin hingga Tak Mampu Layani Istri

Cerita Pengantin Baru Buah Zakar Diambil Dokter Tanpa Izin hingga Tak Mampu Layani Istri

RSUD Bangli jawab tuduhan yang diberikan kepada Subandi

Subandi (55) warga Pasuruan, Jawa Timur kesal bukan kepalang dengan perlakuan dokter di rumah sakit tempatnya berobat.

Subandi kehilangan dua buah zakarnya lantaran diangkat dalam operasi prostat oleh dokter. Pengangkatan tersebut tanpa persetujuannya atau keluarga.

Akibatnya, kini dia tidak bisa lagi melayani kebutuhan biologis sang istri yang baru dinikahi beberapa bulan lalu. 

Cerita Subandi ini, dimulai ketika ia harus menjalani tindakan medis lantaran memiliki penyakit prostat. Tindakan medis berupa operasi ini pun dilakukannya di RSUD Bangil, Pasuruan.

Menurut Subandi, diangkatnya organ testis itu membuatnya tak bisa ereksi. Karena itu, dia tak bisa memberikan nafkah batin untuk istrinya. Apalagi dia baru tiga bulan menikah.

“Dan bukan satu bulan dua bulan, selama hidup saya (ke depan) tidak ada bergairah, istri saya nagih terus, saya pengantin baru (menikah) di Banten,” ujar Subandi.

Kini, ia pun meminta agar dokter RSUD Bangil bertanggung jawab atas pengangkatan testisnya. Yakni dengan memberikan ganti rugi atau pengobatan medis kepadanya.

“Saya datang ke sini (RSUD Bangil) berapa kali, tapi tanggapan tidak ada tanggung jawab ke saya. Seharusnya di sini dokter-dokter tanggung jawab memberi kerugian ke saya,” kata Subandi.

Subandi mengatakan, dia dioperasi oleh dokter dari RSUD Bangil tanpa ada keterangan persetujuan pengangkatan testis. Hal ini pun berdampak pada keharmonisan rumah tangganya.

“Saya mengadukan bahwa testis saya diambil tanpa pengetahuan saya, apalagi tanda tangan persetujuan dari keluarga pun tidak ada, di situ saya ingin menuntut kerugian,” tegasnya.

Sementara itu, pihak RSUD Bangil melalui Humasnya, M Hayat membenarkan Subandi memang pernah menjalani operasi di tempatnya. Dan tindakan itu dipastikannya sudah sesuai prosedur.

“Semua tindakan yang dilakukan memang sesuai prosedural, dan yang diberitakan bahwa tidak ada persetujuan, kita punya rekam medisnya, ternyata ada persetujuan beliau untuk melakukan tindakan,” kata Hayat.

“Secara logika, tidak ada tindakan medis yang tidak melalui persetujuan dari pasien. (Persetujuan itu) dari anak yang bersangkutan, yang saya lihat seperti itu,” tambahnya.

Ia menambahkan, Subandi setidaknya sudah tiga kali menjalani operasi prostat di RSUD Bangil. Namun penyakitnya itu selalu kambuh.

Cerita Pengantin Baru Buah Zakar Diambil Dokter Tanpa Izin hingga Tak Mampu Layani Istri

Akhirnya, tim dokter pun mengambil tindakan terakhir yakni dengan mengangkat kedua testis pasien.

“Tiga kali dilakukan operasi itu selalu kambuh, akhirnya ternyata ada penyakit lain yang mengharuskan, mungkin secara ininya kanker. Yang ini kalau tidak diambil akan menjalar ke organ vital lainnya,” ucapnya.

Setelah operasi terakhir yang dilakukan delapan bulan lalu, pasien pun dinyatakan sembuh dan tak mengalami keluhan kembali.

Namun masalah terjadi saat Subandi memutuskan menikah lagi tiga bulan lalu.

“Artinya kata dokter, penanganan kita yang terakhir berhasil, cuma permasalahan timbul saat beliau menikah lagi, nah itunya tidak bisa bangun, dan dokter menyampaikan bahwa itu persoalan lain,” tuturnya.

Hayat menyebut, ada banyak kasus pengangkatan testis lain, yang tak menghilangkan fungsi ereksi. Dokter pun menyarankan agar Subandi melakukan pengobatan medis kembali untuk mengatasi keluhan barunya ini.

“Beliau pun bersepakat akan menempuh pengobatan lagi terkait dengan permasalahan sekarang,” pungkasnya.

Dokter MY Ditahan di RS, Polisi Cuma Pamer Barang Bukti Pencabulan Istri Pasien
Dokter MY Ditahan di RS, Polisi Cuma Pamer Barang Bukti Pencabulan Istri Pasien

Dokter Ortopedi Cabuli Istri Pasien Ditahan di RS, Polisi Cuma Pamer Barang Bukti

Baca Selengkapnya
Kasus Dugaan Pencabulan Istri Pasien Dinaikkan Penyidikan, Dokter MY Bakal Jadi Tersangka?
Kasus Dugaan Pencabulan Istri Pasien Dinaikkan Penyidikan, Dokter MY Bakal Jadi Tersangka?

Cukup banyak alat bukti yang telah dikantongi penyidik, baik didapat dari TKP maupun serahan dari pelapor.

Baca Selengkapnya
Buah Zakar Pengantin Baru Diambil Tanpa Izin Saat Operasi, Ini Penjelasan Lengkap RSUD Bangil
Buah Zakar Pengantin Baru Diambil Tanpa Izin Saat Operasi, Ini Penjelasan Lengkap RSUD Bangil

Atas kejadian yang dialami, Subanding akan menuntut ganti rugi pada pihak rumah sakit.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Dokter Sarankan Penderita Masalah Jantung Agar Tidak Berolahraga di Malam Hari
Dokter Sarankan Penderita Masalah Jantung Agar Tidak Berolahraga di Malam Hari

Berolahraga di malam hari sebaiknya dihindari terutama bagi mereka yang memiliki masalah jantung.

Baca Selengkapnya
Perjuangan Dokter Kandungan Diungkap Istri, Tetap Layani Pasien di Bandara Padahal Mau Liburan
Perjuangan Dokter Kandungan Diungkap Istri, Tetap Layani Pasien di Bandara Padahal Mau Liburan

Diungkap sang istri, dokter tersebut kedapatan tetap melayani kendati tengah berlibur.

Baca Selengkapnya
Cerita Anak Pedalaman Sumatra dari Keluarga Tak Mampu, Lettu Jeki Kini Penyandang Gelar Doktor
Cerita Anak Pedalaman Sumatra dari Keluarga Tak Mampu, Lettu Jeki Kini Penyandang Gelar Doktor

Walau berasal dari keluarga tak mampu, seorang prajurit TNI kini berhasil menyandang gelar doktor.

Baca Selengkapnya
Ramai Kasus Istri Pasien Mengaku Dicabuli, Ini Kode Etik Profesi Dokter
Ramai Kasus Istri Pasien Mengaku Dicabuli, Ini Kode Etik Profesi Dokter

Dalam pemeriksaan majelis etik, dokter MY membantah telah mencabuli istri pasien.

Baca Selengkapnya
Dokter Spesialis Olahraga Jelaskan Sejumlah Budaya Kebugaran di Indonesia yang Perlu Diubah
Dokter Spesialis Olahraga Jelaskan Sejumlah Budaya Kebugaran di Indonesia yang Perlu Diubah

Sejumlah budaya terkait olahraga dan kebugaran yang ada di Indonesia dianggap bisa berdampak buruk pada kondisi secara keseluruhan.

Baca Selengkapnya
Dokter Kandungan Sampai Syok, Pasien Muda Pacaran dari SD Hamil 5 Bulan Ternyata Punya Penyakit Seksual Menular
Dokter Kandungan Sampai Syok, Pasien Muda Pacaran dari SD Hamil 5 Bulan Ternyata Punya Penyakit Seksual Menular

Cerita dokter kandungan mendapat pasien muda pacaran dari SD dan kini hamil di luar nikah dan terdiagnosis penyakit menular seksual.

Baca Selengkapnya