Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Mega Selamatkan Tanaman dari Penggusuran Orde Baru di Bekasi dan Karawang

Cerita Mega Selamatkan Tanaman dari Penggusuran Orde Baru di Bekasi dan Karawang Megawati . ©2014 Merdeka.com/Chandra

Merdeka.com - Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri terkenal dengan kepedulian dan kecintaannya akan tanaman. Salah satu bentuk kepeduliannya dengan menyelamatkan tanaman lantaran hampir dirusak oleh program pembangunan kawasan industri serta persawahan di Bekasi dan Karawang, Jawa Barat.

Hal itu terjadi pada akhir tahun 1980-an. Dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR RI, Megawati menolak rencana penimbunan area persawahan di Bekasi dan Karawang untuk kawasan Industri dan lapangan golf.

"Namun kekuatan politik saat itu tidaklah cukup, terlebih menghadapi rezim otoriter," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di hadapan peserta pencanangan Leuweung Padjajaran di Pusat Penelitian Teh dan Kina, Pasir Jambu, Bandung Barat, Minggu (2/2).

Merasa gelisah melihat sawah akan ditimbun, masih kata Hasto, Megawati mendatangi embung yang esok harinya akan ditimbun. Di sana, akhirnya dia melihat pohon teratai, dan kemudian menyelamatkannya.

"Rasa sayangnya terhadap tanaman teratai yang ada di embung tersebut, mendorongnya untuk turun tangan langsung, mengambil tanaman teratai tersebut dan memindahkannya di tempatnya di Kebagusan. Teratai pun diselamatkan," kata Hasto.

Maka tak heran, lanjut Hasto, bila pada hari ini pihaknya mencanangkan Gerakan Merawat Bumi lewat Leuweuh Padjajaran. Gerakan ini bersifat wajib bagi seluruh anggota dan kader Partai.

"Jawa Barat sengaja di pilih sebagai pusat kegiatan. Mengapa? Karena di provinsi ini, kita bisa belajar dari kebijakan yang salah di masa lalu. Pada zaman Pak Harto, proses modernisasi melalui industrialisasi dilakukan dengan mencabut hak hidup petani dari akar kehidupan pertanian," ujar Hasto.

"Hilangnya ribuan hektar lahan pertanian sangat subur adalah bukti nyata pragmatisme pembangunan yang tidak berakar pada kebudayaan bangsa," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta (Liputan6.com)

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP