Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Haru Bidan Asal Tegal Berangkat Haji Lebih Cepat Bersama Sang Ibu

Cerita Haru Bidan Asal Tegal Berangkat Haji Lebih Cepat Bersama Sang Ibu

Cerita Haru Bidan Asal Tegal Berangkat Haji Lebih Cepat Bersama Sang Ibu

Bidan bernama Safaatul Izah itu berhaji lebih cepat 6 tahun.

Safaatul Izah (40) terlihat khusyuk berdoa. Entah doa apa yang dipanjatkan, yang terlihat hanya butiran air mata membasahi wajahnya. Terdengar juga sesenggukan di antara doa-doa yang dilafalkan.


Setelah puas berdoa, Izah buru-buru mengusap air mata yang membasahi wajahnya. Dia kemudian mengambil kaca mata berkelir cokelat untuk menutupi mata yang sembab.

Terharu Bisa Mendampingi Ibu Pergi Haji

Kepada tim Media Center Haji, Izah mengaku terharu bisa sampai di Majid Bir Ali, Madinah. Memakai pakaian ihram dan melaksanakan salat sunnah umrah. Dalam hitungan jam, Izah akan melihat Ka'bah di Masjidil Haram yang selama ini hanya bisa melihat dalam bentuk gambar.


“Perasaannya bercampur aduk, tidak sabar ingin lihat Ka'bah,. Biasanya kan lihat Ka'bah hanya dari gambar saja. Sekarang masya Allah akan lihat langsung,” ungkap Izah saat ditemui Senin (27/5) lalu.

Izah masih tak percaya bisa secepat ini berhaji.

Cerita Haru Bidan Asal Tegal Berangkat Haji Lebih Cepat Bersama Sang Ibu

Berdasarkan data estimasi keberangkatan, sebenarnya Izah baru terjadwal berangkat pada 2030 mendatang.

Dapat Prioritas

Namun Raolah (83), ibunya masuk daftar prioritas lansia. Makanya dia bisa mengurus pendampingan sang ibu pergi ke Tanah Suci. Sehingga ibu-anak ini tergabung sebagai jemaah embarkasi Solo, Jawa Tengah.


"Alhamdulillah prosesnya cepat dan mudah saat pengurusan pendampingan. Berkat kebijakan pendampingan, jadwal keberangkatannya berhaji," kata Izah.

Haji Lebih Cepat 6 Tahun

Selain rasa syukur atas proses yang cepat dan mudah, Izah juga berterimakasih kepada Kementerian Agama. Niatnya berhaji terwujud lebih cepat 6 tahun.


"Dia juga jadi maju enam tahun lebih cepat dari estimasi keberangkatan seharusnya, terima kasih buat Kemenag telah mewujudkan niat saya," tutur Izah.

Harap Dipermudah Beribadah

Kini dia berharap, kemudahan dan kelancaran akan ibadah haji terus menyertainya.


"Semoga kami juga diberikan Allah kelancaran dalam melaksanakan ibadah di Makkah dan memperoleh haji Mabruroh,” ujarnya.

Kepada Tim MCH Ia mengaku merasakan kenikmatan beribadah saat berada di Madinah. Sembilan hari di Madinah Izah bersama ibunya bisa setiap waktu salat berjamaah di Masjid Nabawi.

Tak lupa keduanya juga sempat berziarah ke Raudah, yakni tempatnya makam Rasulullah SAW, Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq dan Sayyidina Umar bin Khattab.

"Saya dan ibu bisa salat terus di Masjid Nabawi dan juga ke Raudhah," kata Izah.

Puas Pelayanan Haji

Tak hanya itu, Izah mengaku puas dengan pelayanan Kementerian Agama selama menjadi jemaah haji. Mulai dari pengurusan berkas hingga selama ada di Arab Saudi.


"Saya sangat puas dengan pelayanan Kementerian Agama, mulai saat pengurusan hingga saat berada di Tanah suci, saat ini sedang menuju ke Makkah," ungkap Izah.

Apresiasi Pelayanan Haji

Salah satunya kesigapan tim kesehatan yang tak pernah absen memeriksa kesehatan para jemaah lansia, termasuk ibunya.


"Petugasnya semua baik dan cepat, seperti di kamar kami ada dua jemaah lansia termasuk Ibu saya, itu selalu dicek dan diperhatikan petugas," kata Izah.

Katering Baik

Izah menambahkan, layanan katering jemaah haji juga menjadi perhatiannya. Menurutnya menu dan rasa makanan cocok dengan selera masyarakat Indonesia.

"Makanannya, cocok juga yang dengan lidah kami orang Tegal ini," kata Izah mengakhiri.

Sempat Terlambat Terbang 7 Jam, 360 Jemaah Hani Indonesia Kloter Terakhir Gelombang I Tiba di Madinah
Sempat Terlambat Terbang 7 Jam, 360 Jemaah Hani Indonesia Kloter Terakhir Gelombang I Tiba di Madinah

Jemaah haji semula dijadwalkan berangkat Kamis (23/5) pukul 17.30 WIB. Namun baru diberangkatkan pada Jumat (24/5) pukul 00.30 WIB.

Baca Selengkapnya
Intip Persiapan Fasilitas Jemaah Saat Puncak Haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina
Intip Persiapan Fasilitas Jemaah Saat Puncak Haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina

Saat ini seluruh maktab sedang menyiapkan beragam kelengkapan jemaah haji di tenda.

Baca Selengkapnya
Kemenag Siapkan 1.000 Petugas Layani Jemaah Haji Indonesia Saat Puncak Haji di Armuzna
Kemenag Siapkan 1.000 Petugas Layani Jemaah Haji Indonesia Saat Puncak Haji di Armuzna

Kepala Satuan Operasional Armuzna, Harun Ar Rasyid menjelaskan seribu personel ini dikerahkan untuk memberikan pelayanan dan perlindungan maksimal kepada jemaah

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Sepekan Keberangkatan dari Madinah ke Makkah: Jemaah Laki-Laki Masih Banyak Pakai Kaus Kaki, Sarung hingga Sepatu
Sepekan Keberangkatan dari Madinah ke Makkah: Jemaah Laki-Laki Masih Banyak Pakai Kaus Kaki, Sarung hingga Sepatu

Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji di Arab Saudi telah menyiapkan sendal untuk jemaah.

Baca Selengkapnya
Tiba di Makkah, Jemaah Haji Gelombang II Jalani Umrah Wajib
Tiba di Makkah, Jemaah Haji Gelombang II Jalani Umrah Wajib

Adapun kelompok terbang (kloter) jemaah yang tiba berasal dari embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) dan Padang (PDG).

Baca Selengkapnya
Jemaah Haji Wajib Tahu Hal-Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Umrah
Jemaah Haji Wajib Tahu Hal-Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Umrah

Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan jemaah haji sebelum bergerak ke Mekkah untuk menjalankan umrah wajib.

Baca Selengkapnya
Tak Usah Khawatir, Ini Daftar Menu Konsumsi Jemaah Haji Indonesia Selama di Arafah Muzdalifah dan Mina
Tak Usah Khawatir, Ini Daftar Menu Konsumsi Jemaah Haji Indonesia Selama di Arafah Muzdalifah dan Mina

Setiap jemaah akan mendapatkan jatah 15 kali konsumsi atau sehari 3 kali.

Baca Selengkapnya
Kemenag Ungkap Garuda Tak Angkut 11 Kursi Roda dan 120 Koper Kabin Jemaah Haji Asal Embarkasi Solo
Kemenag Ungkap Garuda Tak Angkut 11 Kursi Roda dan 120 Koper Kabin Jemaah Haji Asal Embarkasi Solo

Akibatnya jemaah dan petugas mencari-cari setelah mereka mereka mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Baca Selengkapnya
Cerita Anis Calhaj dari Klaten: Daftar Haji Bareng Suami, Namun Suami Wafat Jelang Keberangkatan
Cerita Anis Calhaj dari Klaten: Daftar Haji Bareng Suami, Namun Suami Wafat Jelang Keberangkatan

Anis sedih, tak bisa berhaji dengan suaminya yang sudah meninggal dunia.

Baca Selengkapnya