Cegah Teror Bom, Polisi Kumpulkan Pemilik Toko Kimia Se-Surabaya
Merdeka.com - Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, Polrestabes Surabaya kumpulkan seluruh pemilik toko kimia, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Pahlawan, Kamis (29/11). Menurut Kasat Binmas Polrestabes Surabaya, Kompol Fathoni upaya ini dilakukan sebagai bentuk upaya Polri mengantisipasi aksi teror bom seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu.
"Diharapkan, usai pertemuan ini, para pedagang bahan kimia se-Kota Surabaya bisa bekerjasama menjaga kondusifitas dan Kamtibmas di Kota Surabaya," kata Fathoni usai pertemuan.
Kerjasama yang dimaksud Fathoni adalah, kegitan deteksi dini dan informasi yang dibutuhkan pihak kepolisian dari para pedagang apabila ada pembeli bahan kimia berbahaya dalam jumlah besar dan tidak wajar.
"Hal ini sebagai langkah antisipasi agar kejadian bom di Surabaya dan kota lainnya di Indonesia tidak terulang kembali," katanya.
Selain mendatangkan para pedagan toko kimia, kegiatan Focus Group Discusion (FGD) Sat Binmas Polrestabes Surabaya ini juga mengundang beberapa tokoh agama dan masyarakat. Salah satunya Abdul Hamid, tokoh masyarakat di Nginden Jaya.
Hadir pula perwakilan dari Disperindag Kota Surabaya, Herlambang dan Kanit Tipidter Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Handa untuk memberi pemahaman terkait peredaran bahan kimia dan bahayanya.
"Ini kami lakukan dalam rangka antisipasi kejadian bom menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 di wilayah hukum Polrestabes Surabaya," tandasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya