Cegah kriminalitas, 100 polisi dikerahkan ke lokasi banjir Samarinda

Jumat, 7 April 2017 22:04 Reporter : Nur Aditya
Cegah kriminalitas, 100 polisi dikerahkan ke lokasi banjir Samarinda Kapolresta Samarinda pantau banjir. ©2017 merdeka.com/nur aditya

Merdeka.com - Seratus polisi diterjunkan ke lokasi banjir yang merendam 3 kecamatan di Samarinda, Kalimantan Timur. Mereka bertugas untuk mengantisipasi tindak kriminal di rumah korban banjir yang ditinggalkan mengungsi.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto, mengatakan, pihaknya telah menerjunkan satu satuan setingkat kompi (SSK) atau sekitar 100 personel, menyebar ke seluruh lokasi banjir. Seperti di kelurahan Sempaja Utara, kelurahan Sempaja Timur, kelurahan Gunung Lingai, hingga di kelurahan Temindung Permai.

"Ada 1 SSK Sabhara ya, mulai hari ini. Kami ingin memastikan, rumah warga yang ditinggalkan mengungsi, dalam kondisi aman. Ini sudah menjadi tanggung jawab kami," tegas Reza saat ditemui di lokasi banjir kelurahan Gunung Lingai, Jumat (7/4).

Menurut Reza, personel Polri yang diterjunkan akan bertahan di lokasi sampai banjir surut. "Sampai warga kembali dan beraktivitas seperti biasa. Karena yang kita antisipasi, di antaranya juga di malam hari, gelap karena listrik padam," ungkap Reza.

Saat ini, lanjut dia, mayoritas warga sudah mengungsi sejak Rabu pagi lalu. Saat itu, pengungsi mayoritas dari Kelurahan Gunung Lingai. Puncak pengungsian terjadi Kamis kemarin, saat PLN memutus aliran listrik, warga bergegas meninggalkan rumah mereka.

"Warga banyak mengungsi setelah listrik dipadamkan PLN mulai kemarin ya. Jadi, pertimbangannya berbahaya bagi korban banjir, bisa tersengat listrik. Kita juga imbau, warga yang mengungsi mengabarkan ke tetangga, ke RT dan RW, dan kepada petugas yang ada di posko. Jadi kita bekerja sama menjaga Kamtibmas," imbaunya.

Reza menambahkan, dari pemantauannya, memang kawasan Gunung Lingai mengalami banjir parah dibandingkan sejumlah daerah lainnya.

Ditemui terpisah, Aziz, warga Gunung Lingai, senang dengan kehadiran polisi di lokasi banjir. Menurutnya, di samping siskamling, warga menjadi lebih merasa aman dengan adanya polisi.

"Kita aktif jaga, polisi juga membantu menjaga. Karena memang rawan, dari kemarin listrik padam di kelurahan Gunung Lingai, di sini gelap kalau malam. Jadi, bersyukur ada polisi ikut jaga ya," ungkap Aziz. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini