Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Warga Depok Bangkit dari Stigma Buruk Virus Corona

Cara Warga Depok Bangkit dari Stigma Buruk Virus Corona RS Siloam siapkan tenda isolasi untuk pasien virus corona. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Ada suasana berbeda di sebuah komplek perumahan di Depok, jawa Barat, Minggu (8/3). Warga menggelar kegiatan untuk mengembalikan keyakinan dan percaya diri. Bukan tanpa alasan warga menggelar kegiatan bersama di luar ruangan.

Sejak sepekan lalu warga komplek sempat mendapatkan perlakuan kurang baik dari warga perumahan lain setelah tersebarnya kabar dua warganya yang terkena Corona. Beragam kegiatan dilakukan untuk membuktikan bahwa warga sehat dan tidak terkena dampak penyebaran virus. Mulai dari olahraga, bermain bersama dan adanya perpustakaan keliling.

Warga cukup antusias dengan kegiatan tersebut. Karena mereka senang bisa beraktivitas normal kembali. "Kegiatan hari ini untuk menunjukkan bahwa kita kuat dan tidak boleh kalah terhadap virus Corona," kata Teguh Prawiro salah satu warga, Minggu (8/2).

Warga sengaja melakukan aktivitas di luar rumah sebagai pembuktian bahwa mereka tidak takut dan tidak terisolir. Selain itu agar warga lain juga tahu bahwa mereka tetap bisa berkegiatan secara normal.

"Kami melakukan banyak kegiatan terutama senam, yang didukung oleh komunitas senam, ada juga perpustakaan keliling. Ini untuk menunjukkan bahwa kami kuat dan tidak boleh kalah terhadap virus corona," ucapnya.

Dia tidak menampik, akibat tersebarnya kabar dua warga yang terkena Corona, warga di perumahan tersebut sempat mendapat perlakuan berbeda dari warga luar perumahan.

"Persoalan corona dalam seminggu terakhir ini, kehidupan kami menjadi berubah secara drastis. Setelah satu Minggu terakhir kita dijejali berbagai macam informasi kurang enak bahkan ada yang tidak bisa dipercaya, kami ingin bangkit hidup normal," tegasnya.

Dia dan seluruh warga komplek berkeyakinan situasi akan kembali normal dalam waktu dekat. Dia pun mengingatkan pentingnya sinergi antar warga untuk saling menguatkan.

"Pesannya adalah kita harus menghadapi virus Corona dengan cerdas, makanya hari ini juga ada bincang-bincang virus dari peneliti virus Dokter Cahyono. Hari ini kami sampaikan bahwa virus Corona tidak harus selalu diberitakan dengan menyeramkan," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP