Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Masyarakat Selamatkan Bali dari Serangan Corona

Cara Masyarakat Selamatkan Bali dari Serangan Corona Suasana Pura Aditya Jaya. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Saat ini dunia, tak terkecuali Indonesia, tengah dipusingkan dengan wabah penyakit virus corona atau Covid-19. Di Indonesia sendiri, 78 orang meninggal dunia akibat virus yang kali pertama ditemukan di Wuhan, China itu.

Dari jumlah itu, khusus di wilayah Bali, 9 orang sudah dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Lima di antaranya WNA dan empat WNI, dengan jumlah korban meninggal dunia dua orang WNA.

Menelisik ke belakang, jauh sebelum peradaban modern, sesungguhnya umat Hindu Bali telah memiliki macam-macam penolak bala. Termasuk penolak bala ketika wabah virus Covid-19 melanda.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali, Prof I Gusti Ngurah Sudiana, menuturkan Bali berupaya melakukan berbagai hal agar Covid-19 hilang dari Pulau Dewata itu.

"Kalau di Bali banyak cara penolak bala," kata Prof Sudiana, Kamis (26/3).

Penolak bala itu bersumber dari lontar yang disusun para leluhur zaman dahulu. Ada berbagai macam lontar. Tak dipungkirinya ada lontar yang membahas secara khusus mengenai penolak bala.

Selain itu, katanya, ada juga cara untuk menetralisir pengaruh negatif dengan menggelar upacara Tawur.

"Hindu sudah melaksanakan (upacara) Tawur untuk menetralisir Bhutakala," kata dia.

Sumber: Liputan6.comReporter: Dewi Divianta

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP