Caleg di Tangsel Kedapatan Bagi-bagi Uang Rp 50 Ribu di Hari Pencoblosan

Rabu, 17 April 2019 22:36 Reporter : Kirom
Caleg di Tangsel Kedapatan Bagi-bagi Uang Rp 50 Ribu di Hari Pencoblosan Caleg Tangsel bagi-bagi uang di hari pencoblosan. ©2019 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan, mengungkap adanya temuan praktik politik uang dalam Pemilu 2019. Bawaslu menemukan 4 lembar uang pecahan Rp 50 ribu berikut kartu nama anggota calon legislatif Kota Tangerang Selatan, daerah pemilihan Serpong-Setu.

Ketua Bawaslu Tangsel Muhamad Acep menerangkan, pengungkapan serangan fajar itu didasari dari laporan masyarakat yang resah dengan beredarnya uang dan permintaan untuk mencoblos salah satu peserta politik dari calon legislatif.

"Ini bukan laporan, tapi temuan dari masyarakat terkait adanya bagi-bagi uang," ucap Acep, Rabu (17/4) di kantornya.

Lebih jauh Acep menjelaskan, pemberian uang itu dilakukan saat warga di Lengkong Wetan hendak melakukan pencoblosan. Meski begitu, Acep enggan memberikan keterangan detail terkait waktu pasti pemberian uang tersebut.

"Jadi orang mau mencoblos, orang dikasih uang terlebih dahulu," kata dia.

Berdasarkan Undang-undang Pemilu nomor 7 tahun 2017 pasal 523 ayat 3 menyebutkan, setiap orang dengan sengaja pada hari pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih peserta pemilih tertentu dipidana paling banyak 3 tahun dan denda paling banyak 36 juta.

"Berdasarkan aturan pemberian uang atau hadiah di hari H pencoblosan, memiliki konsekuensi sanksi lebih tinggi. Kalau di hari tenang ancamannya 1 tahun," ucap dia.

Acep menambahkan, pemberian uang serangan fajar yang diberikan oleh penyelenggara pemilu, kepada warga masyarakat itu, diberikan berbarengan dengan pemberian C6.

Adapun uang yang diberikan kepada warga di Lengkong Wetan, sebesar Rp50 ribu, berikut kartu nama calon anggota legislatif.

"Informasi masyarakat ada pembagian C6 oleh penyelenggara yang diiringi uang yang ada kartu namanya, kita datang dan mendapati barang bukti itu," ucap dia.

Disebutkan Acep, pihaknya masih melakukan investigasi atas temuan itu, dan akan melakukan pemanggilan kepada terduga pemberi uang.

"Tentunya akan kita lanjutkan dan disampaikan ke Kepolisian, namun sebelum itu, kami akan menginvestigasi siapa yang memberikan dan asal usul pemberinya," kata dia. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini