Cak Imin Boyong Ketua DPD PKB se-Indonesia Temui Jokowi, Bahas Posisi Menteri?

Selasa, 2 Juli 2019 15:43 Reporter : Merdeka
Cak Imin Boyong Ketua DPD PKB se-Indonesia Temui Jokowi, Bahas Posisi Menteri? Pimpinan DPD RI Sambangi Rumah Cak Imin. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta. Cak Imin, begitu dia disapa, mengajak para Ketua DPD PKB se-Indonesia. Selasa (2/7/2019

Berdasarkan pantauan, Selasa (2/7), Cak Imin tiba pukul 14.20 WIB. Tampak mendampingi Sekjen PKB sekaligus Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri, serta Politikus PKB yang juga Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo.

Cak Imin membantah kedatangannya dengan para Ketua DPD PKB tersebut untuk membahas soal jatah menteri di kabinet Jokowi periode selanjutnya. Menurut dia, soal kabinet akan dibicarakan di forum yang berbeda.

"Kabinet kalau serame ini enggak mungkin. Kabinet pasti empat mata sama saya, kalau serame ini enggak mungkin dibahas," kata Cak Imin sebelum bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

©2019 Liputan6.com

Cak Imin menjelaskan, maksud kedatangannya hanya untuk mengucapkan selamat kepada Jokowi yang telah ditetapkan sebagai presiden terpilih. Dalam pertemuan nanti, dia mengaku akan mengangkat isu soal pemerataan pendidikan.

"Salah satunya adalah kita akan berharap agar pendidikan yang sudah bermutu tdk lagi di subsidi APBN, dioper kepada pendidikan yang belum bermutu," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangg Hartarto juga mengajak 34 Ketua DPD tingkat I Partai Golkar bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Senin 1 Juli 2019. Airlangga mengatakan Jokowi meminta agar kepemimpinan Partai Golkar diperkuat.

"Terkait dengan kepemimpinan, ya tentu beliau mengharapkan agar kepemimpinan partai Golkar ke depan diperkuat," ujar Airlangga usai bertemu Jokowi.

Menurut dia, Jokowi mengapresiasi capaian Partai Golkar yang lolos ambang batas parlemen dan meraih 85 kursi di DPR. Oleh sebab itu, Jokowi ingin konsolidasi dan soliditas Partai Golkar dalam mengawal pemerintah lima tahun ke depan. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Muhaimin Iskandar
  2. PKB
  3. Jokowi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini