KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Buru pengeroyok kader PDIP, polisi gandeng militer

Rabu, 11 Januari 2017 15:47 Reporter : Ronald
Kapolda Metro Jaya bertemu Pangdam Jaya dan Mayjen TNI. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Aparat kepolisian hingga kini masih mencari pelaku pemukulan terhadap Wakil Ketua Ranting PDI Perjuangan, Widodo di Jelambar, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. Satu pelaku bernama Fahmi telah ditetapkan masuk Dalam Pencarian Orang (DPO).

Dalam pencarian ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan akan menggandeng TNI untuk memburu pelaku lainnya.

"Kami sudah minta bantuan aparat teritorial. Saya sudah bicara Pangdam Jaya dan meminta Babinsa untuk bisa mempersempit ruang gerak yang bersangkutan," kata Kapolda di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/1).

Untuk saat ini, lanjut Kapolda, pastikan kalau anggota Laskar Pembela Islam (LPI) itu masih di Jakarta.

"Yang pasti, belum jauh dari Jakarta. Tinggal tunggu waktu saja," tutupnya sambil tersenyum.

Sebelumnya, kepolisian saat ini masih memburu pelaku pemukulan terhadap Wakil Ketua Ranting PDIP Widodo, di Kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (6/1) beberapa hari lalu. Saat ini, sudah tujuh saksi yang telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

"Sudah kami periksa ada 7 saksi. Tapi dua orang sangat jelas melakukan pemukulan. Satu pelaku sudah kita tahan (Irfan)," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie, di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (10/1).

Roycke menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi pihaknya masih memburu satu pelaku yang ikut terlibat dalam perkelahian.

"Satu orang masih kami buru inisialnya F. Semoga saja hari ini kami akan selesaikan dan tangkap. Yang dia ini jelas-jelas nyata (memukul)," ujar Roycke.

Roycke menambahkan, dari keterangan sementara ada sekitar tujuh sampai 10 orang dalam peristiwa perkelahian.

"Rangkaian orang yang ada di situ ada sekitar tujuh sampai 10 (ditempat kejadian). Semua sudah kami periksa," pungkas Roycke.

Seperti diberitakan, Widodo, pada Jumat (6/1) malam, terlibat perkelahian dengan sejumlah orang. Usai perkelahian Widodo melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa dirinya dikeroyok oleh sekelompok orang.

Saat ini, pihak kepolisian sudah menahan satu pelaku yang melakukan pemukulan tersebut, bernama Irfan, yang merupakan anggota Laskar Pembela Islam (LPI). Dirinya diamankan usai menyerahkan diri. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Pengeroyokan
  2. PDIP
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.