Buron 1,7 Tahun, DPO Tahanan yang Kabur dari Polres Palembang Diringkus

Selasa, 17 November 2020 02:01 Reporter : Irwanto
Buron 1,7 Tahun, DPO Tahanan yang Kabur dari Polres Palembang Diringkus Ilustrasi borgol. shutterstock

Merdeka.com - Setelah 1 tahun 7 bulan berkeliaran, Rizal Azhar (50) ditangkap polisi. Dia merupakan satu dari 30 tahanan narkoba yang kabur dari sel Mapolrestabes Palembang.

Tersangka Rizal mengaku tidak menjadi bagian tahanan yang merencanakan menjebol sel untuk kabur. Dia berdalih hanya ikut-ikutan saja ketika melihat tahanan satu selnya melarikan diri.

"Waktu itu saya lagi tidur, dibangunkan dan diajak kabur," ungkap tersangka Rizal di Mapolrestabes Palembang, Senin (16/11).

Selama kabur, warga Jalan Sukamulya, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, itu pindah ke sejumlah daerah untuk menghindari polisi. Terakhir, dia sembunyi di Desa Panca Warna, Kecamatan Pedamaran Timur, Ogan Komering Ilir, dan di sanalah ditangkap polisi.

"Saya kerja menyadap karet dan kadang buruh bangunan. Dua istri saya ditinggal di Palembang," kata dia.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji mengungkapkan, tersangka Rizal terlibat dalam kasus peredaran narkoba sebagai pengedar dengan barang bukti 25 paket seberat 4,72 gram beberapa pekan sebelum kabur. Sebelumnya dia dijerat Pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.

"Dengan demikian, kami masih memburu empat DPO lagi setelah 26 tahanan yang kabur sudah diamankan kembali," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, 30 tahanan Polresta Palembang melarikan diri setelah menjebol ventilasi udara jendela, Minggu (5/5) dini hari. Tujuh polisi yang bertugas saat kejadian ditahan atas dugaan turut terlibat dalam aksi para tahanan. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tahanan Kabur
  3. Palembang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini