Burhanuddin Diharapkan Mampu Kembalikan Profesionalisme Kejaksaan

Senin, 28 Oktober 2019 19:39 Reporter : Fikri Faqih
Burhanuddin Diharapkan Mampu Kembalikan Profesionalisme Kejaksaan Jaksa Agung ST Burhanuddin. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Sebagai Jaksa Agung yang telah dilantik oleh presiden berbarengan dengan Pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju. Jaksa Agung ST. Burhanuddin dinilai akan langsung berhadapan dengan sejumlah pekerjaan rumah.

Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Yana S. Hijri mengatakan, salah satu yang akan dikerjakan oleh Burhanuddin adalah memulihkan predikat partisan yang kadung dilekatkan pada korps Adhyaksa.

"Jaksa Agung yang baru ini diharapkan bisa mengembalikan profesionalisme kejaksaan karena beliau berasal dari jaksa karir dan sebelum pensiun menduduki posisi Eselon I sebagai salah seorang Jaksa Agung Muda (JAM)," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/10).

Meski demikian, Yana meyakini pilihan presiden terhadap Burhanuddin bukan semata alasan pensiunan jaksa karir. Karena banyak jaksa karir baik yang aktif maupun pensiunan juga memiliki track record dan prestasi yang bisa dipilih Presiden menjadi Jaksa Agung.

"Presiden Jokowi tentu memiliki alasan tertentu memilih Burhanuddin, seperti pertimbangan kematangan dan loyalitas. Bagaimanapun Jaksa Agung adalah jabatan politis, sehingga loyalitas sebagai pembantu Presiden dapat menjadi pertimbangan mendasar," tegas Yana.

Terkait hubungan keluarga Jaksa Agung dengan TB. Hasanuddin, anggota DPR dari PDI Perjuangan, menurut Yana sudah menjadi hal yang jamak dalam politik modern.

"Menjadi tantangan beliau untuk membuktikan profesionalitas, karena di Amerika sekalipun pernah terjadi penunjukan Jaksa Agung yang merupakan saudara kandung Presiden," jelasnya.

"Saya percaya dengan pengalaman dan track record yang dimiliki, Jaksa Agung mampu mengembalikan kepercayaan publik, sekaligus mengemban amanat Presiden Jokowi untuk menghadirkan lembaga Kejaksaan yang berwibawa da

n menegakkan hukum dengan adil", tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini