Bupati Sarmi bantah 118 rumah rusak & 3 warga terluka akibat gempa

Sabtu, 16 Juni 2018 08:16 Reporter : Henny Rachma Sari
Bupati Sarmi bantah 118 rumah rusak & 3 warga terluka akibat gempa Ilustrasi gempa. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Bupati Sarmi Eduward Fonataba membantah kabar menyebut 118 rusak dan 3 warga luka akibat gempa. Seperti diketahui, gempa berkekuatan 5,7 SR mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua, Jumat (15/6) kemarin pagi.

"Sampai Sabtu pagi belum ada laporan dampak gempa yang menimpa masyarakat, seperti halnya yang diberitakan," bantah Bupati Fonataba ketika ditanya tentang dampak gempa, Sabtu (16/6).

Kabar tersebut, praktis membuat ia terkejut. Lantas, Fonataba langsung mengecek ke kepala distrik dan berkoordinasi dengan kapolres serta dandim.

Namun, katanya, sampai Sabtu, pukul 09.00 Wit belum ada laporan tentang dampak gempa apalagi korban jiwa dan harta benda, seperti diberitakan Antara.

Terkait kabar yang beredar, Fonataba akan memanggil stafnya yang membuat laporan tersebut, sekaligus terus memantau perkembangannya.

Ia mengatakan Kabupaten Sarmi merupakan salah satu kabupaten di Papua yang rawan gempa sehingga masyarakat senantiasa diminta waspada.

Pada kesempatan itu, Bupati Fonataba juga mengaku saat terjadi gempa, sedang bersilaturahim dengan warga di Bonggo dalam rangka perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah.

Senada dengan Fonataba, Kapolres Sarmi AKBP Poli Sakoli mengatakan sampai Sabtu pagi belum ada laporan dari polsek-polsek di jajarannya tentang dampak gempa.

"Kami terus meminta polsek memantau tentang dampak gempa yang terjadi Jumat (15/6) pagi," kata dia melalui telepon selularnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangannya mengungkapkan dampak gempa berkekuatan 5,7 SR yang berpusat di Sarmi, menyebabkan tiga orang terluka dan 118 rumah rusak, 86 rumah di antaranya rusak berat. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Gempa
  2. Gempa Papua
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini