Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bupati Sarmi bantah 118 rumah rusak & 3 warga terluka akibat gempa

Bupati Sarmi bantah 118 rumah rusak & 3 warga terluka akibat gempa Ilustrasi gempa. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Bupati Sarmi Eduward Fonataba membantah kabar menyebut 118 rusak dan 3 warga luka akibat gempa. Seperti diketahui, gempa berkekuatan 5,7 SR mengguncang Kabupaten Sarmi, Papua, Jumat (15/6) kemarin pagi.

"Sampai Sabtu pagi belum ada laporan dampak gempa yang menimpa masyarakat, seperti halnya yang diberitakan," bantah Bupati Fonataba ketika ditanya tentang dampak gempa, Sabtu (16/6).

Kabar tersebut, praktis membuat ia terkejut. Lantas, Fonataba langsung mengecek ke kepala distrik dan berkoordinasi dengan kapolres serta dandim.

Namun, katanya, sampai Sabtu, pukul 09.00 Wit belum ada laporan tentang dampak gempa apalagi korban jiwa dan harta benda, seperti diberitakan Antara.

Terkait kabar yang beredar, Fonataba akan memanggil stafnya yang membuat laporan tersebut, sekaligus terus memantau perkembangannya.

Ia mengatakan Kabupaten Sarmi merupakan salah satu kabupaten di Papua yang rawan gempa sehingga masyarakat senantiasa diminta waspada.

Pada kesempatan itu, Bupati Fonataba juga mengaku saat terjadi gempa, sedang bersilaturahim dengan warga di Bonggo dalam rangka perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah.

Senada dengan Fonataba, Kapolres Sarmi AKBP Poli Sakoli mengatakan sampai Sabtu pagi belum ada laporan dari polsek-polsek di jajarannya tentang dampak gempa.

"Kami terus meminta polsek memantau tentang dampak gempa yang terjadi Jumat (15/6) pagi," kata dia melalui telepon selularnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangannya mengungkapkan dampak gempa berkekuatan 5,7 SR yang berpusat di Sarmi, menyebabkan tiga orang terluka dan 118 rumah rusak, 86 rumah di antaranya rusak berat.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP