Bupati Jombang kena OTT, Airlangga sudah ingatkan kader jangan korupsi
Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko. Nyono juga merupakan Ketua DPD I Golkar Jawa Timur.
Menanggapi penangkapan itu, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan partai masih menunggu penjelasan resmi dari KPK terkait kasus apa yang menimpa Nyono. Dia menegaskan, apa yang dilakukan Nyono tidak berkaitan dengan partai.
"Pak Ketum Airlangga sudah peringatkan kader tak korupsi," kata Ace saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (3/2).
Ace menambahkan, jika memang Nyono terbukti bersalah, Golkar tak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas. Namun, jika Nyono meminta bantuan hukum, Golkar akan memberikan pendampingan.
"Kita masih tunggu penjelasan terkait kasus itu," tuturnya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan seorang kepala daerah di Jawa Timur. Ternyata, yang tertangkap adalah Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko.
Nyono tiba di KPK sekitar pukul 21.15 WIB, Sabtu (3/2), dengan pengawalan penyidik KPK. Penyidik KPK juga membawa sejumlah barang bukti.
Nyono tak banyak bicara saat tiba di KPK. Belum diketahui Nyono diamankan terkait kasus apa. Diduga, Nyono menerima sejumlah uang terkait suatu proyek.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya