Bupati Bogor Marah Besar Mobil Dinas Jimny Dipakai Anak Buah untuk Pribadi: Itu Uang Rakyat!

Sejumlah kepala bidang di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggunakan enam mobil dinas Suzuki Jimny tiga pintu untuk kepentingan pribadi.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Bupati Bogor Marah Besar Mobil Dinas Jimny Dipakai Anak Buah untuk Pribadi: Itu Uang Rakyat!
Bupati Bogor Marah Besar Mobil Dinas Jimny Dipakai Anak Buah untuk Pribadi: Itu Uang Rakyat! (Merdeka.com)

Sejumlah kepala bidang di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menggunakan enam mobil dinas Suzuki Jimny tiga pintu untuk kepentingan pribadi. Mobil dinas yang dibeli pada tahun 2023 bahkan pelatnya diganti menjadi hitam. Seolah-olah bukan kendaraan dinas.

Mengetahui hal itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto marah besar. Dia menekankan pentingnya etika dalam mengelola negara.Kendaraan dinas seharga Rp400–500 juta itu digunakan tidak semestinya. Dia perintahkan agar mobil tersebut dipakai untuk kendaraan patroli saja.

"Saat apel kendaraan di Pakansari, saya baru tahu ada mobil Jimny. Itu bukan pengadaan baru, pajaknya habis 2028. Maka saya tarik dan jadikan mobil patroli," ungkap Rudy Susmanto, dikutip dari Antara.

Sindir Etika Pejabat

mobil dinas jimny kabupaten bogor
mobil dinas jimny kabupaten bogor Antara

Enam mobil Jimny tersebut dialihfungsikan untuk patroli Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), taman DPKPP, Stadion Pakansari, sosialisasi Command Center 112, serta untuk BPBD atau Damkar.

"Mobil itu dibeli pakai uang rakyat. Tidak etis kalau hanya digunakan kepala bidang. Harusnya untuk pelayanan publik," ujar Bupati Rudy.

Stiker bertuliskan ‘mobil patroli’ pun dipasang untuk menandai peruntukannya. Kebijakan ini juga mengikuti arahan Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK agar kendaraan dinas digunakan sesuai tugas dan Surat Keputusan (SK) penempatan.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh peran semua pihak untuk memajukan pelayanan, infrastruktur, dan citra daerah," kata Bupati Rudy.

Rekomendasi