Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bupati Anas: Pesantren Jadi Penyangga Pembangunan Banyuwangi

Bupati Anas: Pesantren Jadi Penyangga Pembangunan Banyuwangi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pembangunan di Kabupaten Banyuwangi saat ini tidak bisa dilepaskan dari peranan pesantren. Sebagai lembaga pendidikan yang memiliki akar yang mendalam pada masyarakat Banyuwangi, pesantren memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat.

"Berkat kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pesantren dan ulama di kampung-kampung di seluruh pelosok Banyuwangi, berpengaruh besar terhadap lancarnya program pembangunan di Banyuwangi ini," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat memberi sambutan dalam Haul KH Mukhtar Syafaat dari Pesantren Darussalam, Tegalsari, Banyuwangi beberapa waktu lalu.

Salah satu peranan pesantren, lanjut Anas, adalah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Tidak semata hanya dalam pembentukan SDM berbasis ilmu keagamaan, namun juga ilmu umum lainnya.

"Saat ini, pesantren tidak hanya mengembangkan pengembangan SDM yang hanya mempelajari kitab suci dan kitab kuning saja. Tapi sekarang sudah mampu menguasai bidang lain, seperti perfilman, kepenulisan, bahasa dan IT dan lain sebagainya," paparnya.

bupati banyuwangi abdullah azwar anas

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat memberi sambutan dalam Haul KH Mukhtar Syafaat dari Pesantren Darussalam, Tegalsari, Banyuwangi ©2017 Merdeka.com

Lebih lanjut Anas juga menyarankan pesantren terus memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pengembangan SDM. Dengan teknologi informasi, pesantren yang terpencil sekalipun akan memiliki akses yang sama terhadap pengetahuan dan informasi.

"Jika dulu yang sering menang lomba kepenulisan adalah Pesantren Gontor karena perpustakaannya lengkap. Tapi, sekarang pondok di Banyuwangi yang terpencil pun bisa menyainginya karena memiliki akses terhadap kitab, buku dan informasi lain melalui internet," cetusnya.

Program Banyuwangi dalam mengembangkan teknologi informasi, imbuh Anas, hendaknya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pesantren.

"Banyuwangi kini telah mengembangkan banyak WiFi dan juga membangun fiber optik hingga ke sebagian desa. Kami berharap, hal ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pesantren-pesantren untuk meningkatkan pendidikan," pungkasnya.

Dalam acara haul tersebut, dihadiri banyak pejabat, kiai dan tokoh masyarakat dari Banyuwangi dan sekitarnya. Tampak Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar, Anggota DPR RI Nihayatul Wafiroh, dan beberapa anggota DPRD Jawa Timur dan Banyuwangi.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP