Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPBD Jateng kirim relawan sediakan 100 hunian sementara korban bencana Palu-Donggala

BPBD Jateng kirim relawan sediakan 100 hunian sementara korban bencana Palu-Donggala Salat Jumat Pertama di Palu. ©Liputan6.com/Fery Pradolo

Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bakal membangun 100 hunian sementara (huntara), dan memberikan bantuan logistik pada korban bencana gempa bumi, tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah. Semua relawan beserta truk berisi bantuan logistik akan dibawa ke Palu menggunakan kapal.

"Selama seminggu, kami akan mendirikan hunian sementara sebanyak 100 unit di sana seperti layanan kesehatan, layanan air bersih, distribusi logistik dan pembuatan dapur umum," kata Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana usai apel pemberangkatan personel relawan di halaman Pemprov Jateng, Sabtu (6/10).

Sarwa menyebut untuk bantuan uang berasal dari BPBD Jateng Rp 450 juta, gabungan pengusaha farmasi obat-obatan senilai Rp 462 juta, yayasan kesehatan Telogorejo Rp 150 juta, Bank Jateng Rp 175 juta untuk pembuatan hunian sementara, Korpri Rp 175 juta untuk pembuatan hunian sementara.

"Ada juga dari Dinas Kesehatan yang mengirimkan tenaga medis, obat-obatan serta peralatan rumah sakit, dari NTMC Polda Jateng, dari Kodam IV Diponegoro Rp 200 juta dan juga dari Polda Jateng yang mengirimkan tiga truk bantuan total Rp 300 juta," terangnya.

Rencananya, tim akan berangkat hari ini melalui jalur darat menuju Surabaya, kemudian menggunakan kapal menuju Palu. Disinggung apakah akan ada tim lanjutan, Sarwa mengaku menunggu perkembangan selanjutnya di lapangan.

"Sesuai masukan pak Gubernur, nanti dilihat dulu perkembangan di lokasi apakah diperlukan mengirimkan lagi atau tidak," lanjutnya.

Terkait bantuan stok obat-obatan wilayah Palu yang menipis, pihaknya siap menampung dari bantuan perusahaan farmasi untuk distribusi ke lokasi bencana. "Untuk saat ini bantuan berupa sandang, pangan, petugas layanan dapur umum untuk siap santap bagi pengungsi. Jika dibutuhkan obat-obatan nanti kita data ulang," ungkap Sarwa Pramana.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP