Bosan di rumah sakit, Sulami 'manusia kayu' pulang kampung
Merdeka.com - Merasa jenuh dan bosan di rumah sakit, Sulami (35) 'manusia kayu' asal Dukuh Selorejo RT 31 RW 11 Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung, Sragen akhirnya pulang kampung. Sulami diperbolehkan meninggalkan RSUD Dr Moewardi Solo, pada Selasa (7/2) siang. Keluarga bersama tim Puskesmas Kedawung 1 mebawa Sulami keluar dari rumah sakit milik Pemprov Jateng tersebut dengan mobil ambulance sekitar pukul 15.00 Wib.
Kepala Sub Bagian Hukum dan Humas RSUD Dr Moewardi, Elysa mengatakan, kondisi Sulami setelah dua pekan dirawat secara psikis mengalami kejenuhan. Kendati diijinkan pulang, kondisi Sulami yang selama ini dirawat di bangsal kelas III Mawar 3 A-F tersebut tetap akan dipantau.
"Kita perbolehkan pulang, karena kondisi psikis mengalami kejenuhan. Bu Sulami bosan, karena tidak ada kegiatan selama dirawat. Tetapi bukan berarti dipulangkan begitu saja. Tetap ada pantauan dari Pemkab Sragen dan kita," ujar Elyza, Selasa (7/2).
Elyza menambahkan, selain bosan, Mbah, Ginem nenek Sulami yang selama ini merawatnya, dalam kondisi sakit. Mbah Ginem sudah 5 hari dirawat di RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen akibat menderita penyakit jantung dan paru-paru.
"Harapan kita dipulangkannya Sulami kondisi psikisnya makin bagus, kalau bagus kan kesembuhannya juga cepat," kata Elysa.
Lebih lanjut Elyza menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap mengenai gejala penyakit autoimmune disease atau penyakit kelainan kekebalan tubuh yang diderita Sulami. Tim dokter, lanjut dia, juga tengah membuatkan alat bantu untuk ditempatkan di rumah Sulami. Tim dokter rehab medik juga sudah ke rumah Sulami untuk membuatkan alat bantu berupa tempat tidur yang bisa digerakkan dengan remote.
"Kita akan buatkan ranjang atau kasur dengan remote. Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan kepada orang lain," terangnya. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya