Boros dan berlebihan, Cawapres Sandiaga akan minta pengurangan jumlah pengawal
Merdeka.com - Mabes Polri telah menyiapkan personel untuk pengamanan masing-masing capres dan cawapres. Setiap calon baik capres dan cawapres akan dikawal 37 personel dalam setiap kegiatannya selama masa kampanye. Puluhan personel ini telah diseleksi selama dua bulan oleh Mabes Polri.
Namun cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menilai jumlah personel pengamanan ini terlalu berlebihan. Konsekuensinya anggaran yang dibutuhkan cukup besar. Ini menurutnya tak elok, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang disebutnya tengah mengalami turbulensi atau guncangan.
"Saya rasa, saya lihat kondusif semua. Saya lagi mau koordinasi dengan Pak Prabowo, kalau pengawalannya harus jauh dikurangi. Karena beban anggarannya besar sekali. Kita tahu ekonomi kita lagi berat. Kita tahu ekonomi kita sedang mengalami turbulensi. Dan harapan saya kita jangan boros, 37 yang mengawal itu terasa berlebihan menurut saya," jelasnya di Jalan Kertanegara Nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/9).
Agar usulannya diterima, Sandi mengatakan sedang berkoordinasi dengan pihak terkait. Pihaknya meyakinkan pihak terkait baik KPU dan kepolisian agar ada penghematan.
"Kita sedang berkoordinasi dan meyakinkan kalau bisa ada penghematan, kebetulan ekonomi kita lagi kurang baik," ujarnya.
"Jadi pemborosan kita kurangi. Kita bantu napas dengan mengurangi biaya. Kan teman-teman lihat sendiri saya ke mana-mana aman-aman saja. Insyaallah dijaga sama Allah SWT," pungkasnya.
Sebelumnya Wakapolri Komjen Pol Ari Dono menyampaikan Mabes Polri telah melakukan seleksi untuk pengamanan pasangan capres-cawapres. Seleksi dilakukan sejak KPU membuka pendaftaran pasangan bakal capres-cawapres Agustus lalu. Dari seleksi itu dipilih 452 personel yang akan mengawal dan mengamankan capres-cawapres.
"Sudah disiapkan jumlah personel. Bahwa setiap orang (capres dan cawapres) dikawal 37 personel yang sudah dilatih sedemikian rupa untuk kesiapan pengamanan yang akan melekat setelah penetapan ini 1x24 jam," jelasnya di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (20/9) petang.
Sebanyak 37 personel ini akan mengawal dan mengamankan capres dan cawapres yang selama sehari penuh dan kegiatan yang dilaksanakan di sekitar Jabodetabek. Sedangkan untuk kegiatan di luar Jabodetabek, Mabes Polri berkoordinasi dengan Polda.
"Untuk di luar Jabodetabek setiap Polda sudah ada melakukan kegiatan pengamanan mulai dari penjemputan sampai di lokasi kegiatan," pungkasnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya