Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bocah 5 tahun di Malang tak pulang-pulang, keluarga terus menangis

Bocah 5 tahun di Malang tak pulang-pulang, keluarga terus menangis Muchammad Riski Juniarta bocah 5 tahun yang hilang. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Orang tua Muchammad Riski Juniarta (5) terus bersedih menunggu kepulangan putranya. Air matanya terus berlinang berharap anak bontotnya itu segera kembali.

Riski menghilang sejak Kamis (27/10) sekitar pukul 17.30 WIB dan hingga sekarang belum juga pulang. Orang tuanya, Purnomo (36) dan Cholifah (34) terus kebingungan mencarinya.

Kamis (27/10) sekitar pukul 17.00 WIB, seorang warga mengaku melihat Riski sedang menyaksikan alat berat (beckho) di sekitar rumahnya. Alat berat tersebut sedang menggarap proyek jalan kembar.

"Kemarin sore ada yang melihat sedang melihat alat berat yang sedang mengerjakan proyek. Saat mesin itu berpindah tempat, dia sempat mengikutinya," terang Khusnul Khotimah (28), tetangga korban di rumahnya, Jumat (28/10).

muchammad riski juniarta bocah 5 tahun yang hilang

Muchammad Riski Juniarta bocah 5 tahun yang hilang ©2016 Merdeka.com

Khusnul yang masih kerabat korban mengungkapkan, Rizki bermain sendirian dengan mengenakan kaos warna biru bergambar Power Rangers. Ia dipastikan hilang karena sampai maghrib tidak kunjung pulang.

Ciri fisik yang dimiliki Riski salah satunya adalah bekas goresan luka di pipi kanan bekas terkena pecahan kaca. Selain itu, korban juga agak sulit diajak komunikasi.

"Ada bekas goresan luka di pipi, tinggi badannya kurang lebih sekitar 65-75 cm," lanjutnya.

Ketidakpulangan Riski membuat warga Jalan Ki Ageng Gribig, Gang Miret RT 01/ RW 04, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang turut melakukan pencarian. Mereka telah menyisir hingga radius kurang lebih 1 Km.

Warga juga membawa peralatan dapur dengan dipukul-pukul, berharap Riski segera dipulangkan. Sebagian percaya kalau Riski dibawa makhluk halus.

Karena berdasarkan kepercayaan, makhluk halus akan melepaskan setelah mendengar tetabuan dari alat dapur. Tidak cukup sampai di situ, keluarga juga mendatangkan 'orang pintar' untuk membantu pencarian. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP