BNPB: Pelabuhan dan Jembatan Rusak, Rumah Sakit Roboh Akibat Gempa Sulbar

Sabtu, 16 Januari 2021 20:31 Reporter : Merdeka
BNPB: Pelabuhan dan Jembatan Rusak, Rumah Sakit Roboh Akibat Gempa Sulbar Pencarian korban gempa di Mamuju. ©Firdaus/AFP

Merdeka.com - BNPB menyatakan pelabuhan Mamuju hingga rumah sakit di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat rusak berat akibat guncangan gempa bumi dengan magnitudo 6,2.

“Pelabuhan Mamuju rusak. Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Mamuju rusak,” kata Kapusdatinkom BNPB Raditya Jati dalam konpers daring, Sabtu (16/1).

Raditya menyebut, kantor Gubernur Sulawesi Barat juga terkena dampak gempa dan mengalami kerusakan.

BNPB masih terus melakukan pendataan rumah warga yang rusak terdampak gempa bumi.

"Kemudian Jembatan Kuning di Takandeang, Mamuju rusak. Kemudian di Kabupaten Mamuju, Kota Maleo, rusak berat. Kantor Gubernur Sulawesi Barat rusak berat. Rumah warga rusak dalam proses pendataan,” ujarnya.

Selain itu, RSt Mitra Manakarra roboh dan rusak berat. Meski demikian, sebagian jaringan listrik di lokasi gempa sebagian telah menyala.

“Rumah Sakit Mitra Manakarra roboh, rusak berat. Satu unit minimarket rusak berat. Jaringan listrik padam sebagian sudah mulai dinyalakan,” katanya.

Sementara itu, update korban meninggal dunia akibat gempa M 6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1) dini hari di Provinsi Sulawesi Barat yakni sebanyak 46 orang.

Rinciannya adalah 37 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 9 orang di Kabupaten Majane. “Sehingga total 46 orang meninggal dunia,” katanya

Sementara korban luka-luka sebanyak 826 orang. “Terdapat 415 rumah rusak di Mamuju, masih proses pendataan,” ujarnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini