Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BMKG Jelaskan Penyebab Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Aceh

BMKG Jelaskan Penyebab Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Aceh Ilustrasi gempa bumi. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan gempa tektonik bermagnitudo 6,4 yang mengguncang kawasan di pantai barat Aceh, Sabtu (24/9) pagi, tidak berdampak tsunami. Hal itu berdasarkan alat pengamatan permukaan laut di kawasan tersebut.

"Tidak menimbulkan dampak tsunami, permukaan laut tidak menunjukkan dampak kenaikan. Di sana ada alat pengamatan permukaan laut dan dinyatakan tidak timbul perubahan signifikan pada permukaan laut," kata Deputi Geofisika BMKG Suko Prayitno Adi dalam konferensi pers Perkembangan Pasca-Gempa Bumi Aceh yang diikuti dari YouTube BMKG di Jakarta, Sabtu (24/9).

Dia mengatakan, gempa bumi itu dipicu aktivitas subduksi lempeng segmen Megathrust Aceh-Andaman sebab aktivitas Megathrust di kawasan barat Sumatera berstatus aktif.

Titik Gempa

Berdasarkan hasil pengamatan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, kata Suko, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Dia mengatakan estimasi peta tingkat guncangan mencapai skala intensitas IV-V Modified Mercalli Intensity (MMI) yang berpotensi merusak. Hingga pukul 09.00 WIB hari ini, Suko belum menerima laporan korban meninggal dunia akibat kejadian itu.

"Kalau dilihat dari intensitasnya, kemungkinan kerusakan hanya yang kecil-kecil saja. Sampai saat ini belum ada korban dilaporkan meninggal," katanya.

Skala Gempa

BMKG melaporkan gempa bumi dirasakan hingga daerah Meulaboh, Aceh Selatan, dan Nagan Raya dengan skala intensitas IV MMI.

Gempa juga dirasakan masyarakat di Aceh Besar, Banda Aceh, Takengon, Bener Meriah, dan Simeulue dengan skala intensitas III MMI.

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk melintas," ujar dia.

Getaran juga dirasakan masyarakat di Pidie, Idi, Bireun, Langsa dan Aceh Tamiang dengan skala intensitas II MMI.

"Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," kata dia.

Hingga pukul 08.10 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar Magnitudo 2,7.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang tetapi waspada. Sebab gempa susulan masih mungkin akan terjadi. "Masyarakat yang tempat tinggalnya sudah rusak atau rusak sebagian diimbau tidak tinggal di rumah, karena jika terjadi gempa susulan signifikan dapat mengalami kerusakan lebih berat bahkan roboh," katanya.

Suko juga mengimbau masyarakat perlu waspada dengan kawasan perbukitan dengan tebing curam karena gempa susulan signifikan dapat memicu longsor dan runtuhan batu.

"Masyarakat diminta tidak percaya berita bohong mengenai prediksi gempa yang lebih besar dan akan terjadi tsunami," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, wilayah pantai barat Aceh diguncang gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 6,4 pada pukul 03.53 WIB pada episenter 3,75° LU; 95,97° BT, tepatnya di laut 46 km arah Barat Daya Meulaboh, Aceh Barat di kedalaman 53 km.

Sejarah gempa bumi besar di Aceh yang bersifat merusak dan memicu tsunami tercatat pada 26 Desember 2004 berkekuatan Magnitudo 9 hingga mengakibatkan 283.100 orang meninggal, 14.100 orang hilang, dan 1.126.900 orang mengungsi karena menimbulkan tsunami besar.

Gempa lainnya terjadi 28 Maret 2005 berkekuatan Magnitudo 8.6, mengakibatkan 1.303 orang meninggal, lebih dari 340 orang luka-luka, dan lebih dari 300 bangunan rusak.

Pada 7 April 2010, BMKG mencatat kejadian gempa berkekuatan Magnitudo 7.6 yang mengakibatkan lima orang luka berat, 17 orang luka ringan, 64 unit rumah rusak berat, 275 unit rumah rusak sedang, dan 824 unit rumah rusak ringan.

(mdk/gil)
ATAU
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
image Rekomendasi
Besok, Skybridge Bojonggede Mulai Diujicoba

Besok, Skybridge Bojonggede Mulai Diujicoba

Rencananya skybridge ini akan diresmikan oleh Menteri Budi Karya pada 10 Desember 2023 mendatang.

Baca Selengkapnya icon-hand
image Rekomendasi
Derita Insomnia Parah, Ashanty Putuskan Untuk Lakukan Ruqyah & Sempat Terapi ke Singapura

Derita Insomnia Parah, Ashanty Putuskan Untuk Lakukan Ruqyah & Sempat Terapi ke Singapura

Sempat melakukan terapi di Singapura karena mengalami insomnia parah, Ashanty melakukan ruqyah

Baca Selengkapnya icon-hand
image Rekomendasi
Detik-detik Alyssa Soebandono Umumkan Hamil Anak Ketiga, Dude Harlino Full Senyum & Anak Pertama Nangis Haru

Detik-detik Alyssa Soebandono Umumkan Hamil Anak Ketiga, Dude Harlino Full Senyum & Anak Pertama Nangis Haru

Kabar bahagia datang dari artis cantik Alyssa Soebandono. Artis yang kini sudah jarang muncul di layar kaca itu mengumumkan kehamilan ketiganya.

Baca Selengkapnya icon-hand
image Rekomendasi
Cantik dan Elegannya Mikha Tambayong Jadi Bridesmaid, Pakai Dress Merah yang Bikin Pangling

Cantik dan Elegannya Mikha Tambayong Jadi Bridesmaid, Pakai Dress Merah yang Bikin Pangling

Saksikanlah kecantikan yang memukau dari Mikha Tambayong saat ia menjalani peran sebagai bridesmaid.

Baca Selengkapnya icon-hand
image Rekomendasi
Panglima TNI Promosikan Jenderal Darah Kopassus Kawan Seangkatan, Kini Pimpin Baret Hijau

Panglima TNI Promosikan Jenderal Darah Kopassus Kawan Seangkatan, Kini Pimpin Baret Hijau

Berikut sosok Jenderal berdarah Kopassus yang kini pimpin baret hijau.

Baca Selengkapnya icon-hand
BPJS Kesehatan Beri Penghargaan dalam Digital Transformation Awards 2023

BPJS Kesehatan Beri Penghargaan dalam Digital Transformation Awards 2023

Penghargaan diberikan untuk mengapresiasi komitmen dalam mendukung upaya transformasi digital.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pertamina Siap jadi Pemain Utama Penyimpan Karbon Indonesia

Pertamina Siap jadi Pemain Utama Penyimpan Karbon Indonesia

Kesiapan Pertamina dibuktikan melalui program Carbon Capture Utilisation Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilisation Storage (CCUS).

Baca Selengkapnya icon-hand
Pertamina Shipping Beberkan Strategi Dekarbonisasi Blue Economy

Pertamina Shipping Beberkan Strategi Dekarbonisasi Blue Economy

PT Pertamina International Shipping (PIS) berkomitmen mendorong pelayaran ramah lingkungan untuk ekonomi biru (blue economy).

Baca Selengkapnya icon-hand
Pertamina Sampaikan Capaian Target Iklim pada Ajang COP28

Pertamina Sampaikan Capaian Target Iklim pada Ajang COP28

Demi mencapai target Net Zero Emission 2060 PT Pertamina (Persero) telah melaksanakan berbagai program yang hasilnya telah terlihat nyata.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pj Gubernur Bahtiar Turut Berduka Atas Tenggelamnya KM Rezki di Kabupaten Pangkep

Pj Gubernur Bahtiar Turut Berduka Atas Tenggelamnya KM Rezki di Kabupaten Pangkep

Banyak yang mengirimkan doa dan berbelasungkawa kepada korban dan keluarga. Demikian juga dengan Penjabat Gubernur, Bahtiar Baharuddin.

Baca Selengkapnya icon-hand
Festival Kita Bisa, Kala Disabilitas Banyuwangi Unjuk Karya

Festival Kita Bisa, Kala Disabilitas Banyuwangi Unjuk Karya

Juga diluncurkan platform data peserta didik berkebutuhan khusus.

Baca Selengkapnya icon-hand
Angkat Potensi Wisata, Kabupaten Paser Gelar Gowes Explore Gunung Boga

Angkat Potensi Wisata, Kabupaten Paser Gelar Gowes Explore Gunung Boga

Gowes Explore Gunung Embun juga merupakan kegiatan rangkaian menyambut HUT Kabupaten Paser ke 64 pada 29 Desember nanti.

Baca Selengkapnya icon-hand