Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Blanko habis, delapan ribu e-KTP warga Solo belum dicetak

Blanko habis, delapan ribu e-KTP warga Solo belum dicetak e-KTP. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Sedikitnya delapan ribu kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) milik warga Kota Solo hingga saat ini belum bisa dicetak. Penyebabnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat kehabisan blanko. Ketidaktersediaan blanko tersebut bahkan terjadi sejak November lalu.

Kepala Dispendukcapil Kota Solo, Suwarta, mengatakan, sebagai gantinya untuk sementara akan dibuatkan surat keterangan. Hal tersebut merujuk Surat Edaran (SE) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurut Suwarta, surat keterangan pengganti e-KTP tersebut sah secara hukum sebagai pengganti sementara.

"Ada 9 ribu e-KTP yang belum dicetak karena blanko habis. Jadi kita buatkan surat keterangan. Surat keterangan juga bisa digunakan untuk mengurus administrasi di perbankan, pembuatan SIM dan lainnya," ujar Suwarta, Selasa (10/1).

Suwarta mengatakan, Pemkot sudah melaporkan kekosongan blanko e-KTP tersebut ke Kemendagri. Namun menurut dia, tak hanya Solo saja, persoalan sama juga terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

"Hampir semua wilayah mengalami persoalan sama, karena masih menunggu proses lelang pengadaan blanko e-KTP di Kemendagri. Mungkin proses lelang baru selesai bulan Februari nanti," kilahnya.

Suwarta berharap permasalahan blanko bisa cepat teratasi. Dalam dua bulan terakhir, pihaknya kebanjiran permohonan perekaman data e-KTP. Dalam sehari, lanjut dia, perekaman data e-KTP, baik di Dispendukcapil maupun tersebar di lima kecamatan hanya 120 pemohon. Namun saat ini melonjak hingga 600 pemohon setiap harinya. Tingginya pemohon perekaman data e-KTP berpengaruh pada ketersedian blangko untuk cetak e-KTP.

Lebih lanjut Suwarta menyebutkan, di Kota Solo masih terdapat 8 ribu lebih warga yang belum merekam data e-KTP. Pihaknya terus menyisir secara door to door ke ribuan wajib e-KTP yang belum rekam data.

"Kami melakukan layanan jemput bola untuk memberi kemudahan warga dalam proses perekaman e-KTP," pungkas dia.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP