Bila Terpilih, Gus Ipul Janji Bangun Seribu Desa Wisata
Merdeka.com - Bersafari ke Blitar, Minggu (11/3) kemarin, Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendapatkan keluhan dari masyarakat sekitar. Salah satu yang disampaikan oleh Suyanto, warga Dusun Ampel Gading, Desa Ampel Gading, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.
Suyanto menceritakan, di desanya memiliki potensi wisata alam yang besar. Sehingga mereka memiliki rancangan untuk membangun wahana wisata alam dan outbond. Hanya saja, untuk pembiayaan dilakukan bergotong-royong dari biaya masyarakat sendiri, dengan sistem tanam saham.
"Saya memohon ke Gus Ipul agar bisa memperhatikan desa kami, dan membantu upaya kami ini dalam memanfaatkan potensi wisata di desa ini," ujarnya.
Wahana wisata alam yang bernama 'Tanggul Asri' itu lokasi tepatnya di Dusun Ampel Gading, Desa Ampel Gading, Blitar. Ia menceritakan dalam wahana tersebut dibangun salah satunya wisata rumah pohon. Sementara untuk wahana outbond berada di Dusun Tegalrejo, Desa Ampel Gading, Blitar.
Selain itu, Suyanto juga mengeluhkan kondisi jembatan penghubung desa Ampel Gading, Blitar dengan Desa Sumberadem, Malang. Kondisinya mengkhawatirkan lantaran pondasi jembatannya sudah tergerus aliran air sungai."Karena ini satu-satunya akses kami, untuk langsung ke Malang," tambahnya.
Suyanto berharap, desanya bisa dibantu terutama di sektor pembangunan pariwisata. Sebab, ini sejalan dengan program yang ditawarkan oleh Gus Ipul yakni Seribu Desa Wisata (Seribu Dewi). Sehingga nanti, bila wahana wisata ini terealisasi tingkat kesejahteraan masyarakat desa wisata Ampel Gading bisa meningkat.
Sementara Gus Ipul mengakomodasi keluhan-keluhan masyarakat yang ditemui selama safarinya ini. Ia meyakinkan, bila terpilih nantinya, pihaknya akan berupaya penuh untuk mendorong pembangunan pariwisata di tiap daerah di Jawa Timur, termasuk Desa Ampel Gading ini.
"Bila terpilih kelak, saya dan Mbak Puti, akan bantu wujudkan desa-desa wisata di Jawa Timur," tuturnya. Ia juga menjelaskan programnya yang lain, yaitu Desa Cemara (Desa Cerdas Maju Sejahtera).
Program ini berangkat dari berbagai persoalan pelayanan publik yang berhubungan dengan urusan administrasi. Program ini bertujuan untuk memastikan segenap aspek dan jenis pelayanan bisa dilakukan dari tingkat desa. Sasaran program ini menjangkau sebanyak 5.674 desa dan 2.827 kelurahan.
"Jadi kelak untuk mengurus akte seperti akte kelahiran, kartu keluarga (KK) cukup diurus melalui desa saja," pungkas mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) 2004-2007 ini. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya