Bertemu plt kepala LIPI, Jokowi minta Kebun Raya Bogor dibuat lebih menarik lagi

Minggu, 11 Maret 2018 18:03 Reporter : Lia Harahap
Kebun Raya Bogor. ©2013 Merdeka.com/Hery W & Fikri

Merdeka.com - Sejak menjabat seorang orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo memilih tinggal di Istana Bogor. Salah satu alasan Jokowi, sapaannya, tinggal di Istana Bogor karena udaranya yang sejuk.

Setiap hari beraktivitas di Istana Bogor, dia tahu betul bagaimana kondisi Kebun Raya yang mengelilingi Istana. Dia meminta sejumlah fasilitas menarik ditambahkan di Kebun Raya Bogor.

Keinginan itu telah disampaikan Jokowi pada Plt Kepala LIPI Prof Bambang Subiyanto usai mendampingi Presiden menandatangani prasasti Dua Abad Kebun Raya Bogor dan Monumen Sawit yang ada di Kebun Raya Bogor, hari ini.

"Pesan resminya Presiden, Kebun Raya Bogor harus ditingkatkan fasilitas dan perlu penataan kembali 'landscape' agar lebih menarik," kata Plt Kepala LIPI Prof Bambang Subiyanto. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (11/3).

Presiden secara khusus hadir menandatangani prasasti Dua Abad Kebun Raya Bogor di depan Tugu Dua Abad Kebun Raya Bogor setelah menyaksikan lomba burung berkicau yang berada satu lokasi di Kebun Raya Bogor.

Sebelum menandatangani prasasti, Jokowi terlihat berbincang-bincang dengan Plt LIPI dan Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Prof Enny Sudarmonowati, didampingi Menteri KLHK Siti Nurbaya serta Teten Masduki.

"Presiden ingin Kebun Raya Bogor diarahkan semenarik mungkin," kata Bambang mengulang pesan Jokowi padanya.

Selain itu, kata Bambang, Jokowi juga meminta agar pagar-pagar beton yang ada di Kebun Raya Bogor ditutupi dengan tumbuhan sehingga tidak kelihatan beton dan pagar besinya.

"Beliau bilang cukup berikan pagar tanaman hidup, dan lereng diberi tanaman merambat. Kebun Raya Bogor tidak boleh kelihatan semennya," kata Bambang. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini