Bertambah, Pasien Diduga Suspect Corona di Riau Jadi 9 Orang
Merdeka.com - Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan pasien diduga suspect corona bertambah menjadi 9 orang. Sebelumnya hanya ada 6 orang yang dilaporkan sedang ditangani beberapa rumah sakit rujukan.
"Saat ini pasien suspect Corona total berjumlah 9 orang," katanya, Selasa (10/3).
Dia mengungkapkan, kesembilan pasien tersebut masih diobservasi di rumah sakit Puri Husada dan Arifin Ahmad, sebagai rumah sakit rujukan milik pemerintah. Syamsuar mengatakan, pasien baru yang diobservasi ada 2 orang, yakni dari Bengkalis dan Indragiri Hulu.
Pasien yang dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir ternyata baru pulang Umroh. Sedangkan satu lagi warga Bengkalis, baru pulang dari Malaysia.
Syamsuar melaksanakan rapat tertutup bersama Kadiskes Riau, Mimi Yuliati Nazir, dan para pimpinan Rumah Sakit beserta dokter yang terlibat membahas perkembangan pasien suspect Corona.
Para pasien itu belum tentu terjangkit virus corona karena hasilnya belum sampai waktu yang ditentukan. Namun mereka tetap diobservasi untuk mengantisipasi penyebaran virus mematikan tersebut.
Pemprov Tanggung Biaya Berobat
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menambahkan, Rumah Sakit Swasta yang ada di Riau harus mengikuti instruksi Gubernur Riau terkait pelayanan pasien suspect virus corona (Covid-19).
Dia menegaskan, biaya pelayanan pasien suspect corona ditanggung pemerintah.
"Instruksi bapak Gubernur, bahwa biaya ditanggung pemerintah. RS swasta juga harus mengikuti instruksi itu," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya