Bertambah, Pasien Corona Meninggal di Tangsel Jadi 4 Orang

Sabtu, 21 Maret 2020 19:08 Reporter : Kirom
Bertambah, Pasien Corona Meninggal di Tangsel Jadi 4 Orang Virus Corona di Wuhan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengonfirmasi dua orang warganya kembali meninggal dunia akibat Virus Corona. Sehingga total sudah 4 warga Tangsel meninggal akibat virus tersebut.

"Kami ingin sampaikan, untuk warga yang meninggal akibat Virus Corona bertambah dua orang lagi, sehingga totalnya menjadi empat orang," kata Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Tangerang Selatan, Tulus Muladiyono, Sabtu (21/3).

Sementara itu, untuk orang dalam pemantauan (ODP) juga mengalami peningkatan, dari sebelumnya 99 orang menjadi 115 orang. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dari sebelumnya 43 orang menjadi 56 orang. Lalu yang dinyatakan positif dan sedang dirawat ada 4 orang.

Dia mengaku, terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan rutin menjaga kesehatan. Selain itu, Tulus meminta warga untuk melakukan pemeriksaan bila mengalami gejala terkena Virus Corona.

"Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah melakukan beberapa langkah dalam penanganan kasus yang sudah mewabah ini. Mulai dari pembatasan kegiatan keramaian dan juga imbauan kepada warga untuk tetap di dalam rumah. Dinas Kesehatan akan terus menginformasikan perkembangan data yang ada sebarannya sebagai upaya antisipasi warga," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, dalam upaya menekan penyebaran virus mematikan ini, pemerintah kota terus melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah titik pusat keramaian masyarakat.

"Hari ini ada 8 titik lokasi kita semprotkan cairan disinfektan. Titik lokasi yang di semprotkan cairan disinfektan meliputi pusat perbelanjaan, kantor pemerintahan, rumah ibadah, pertokoan, terminal, dan lainnya," ungkap Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie.

Dengan kondisi seperti ini, bukan hanya hari ini saja penyemprotan dilakukan. Tapi juga hari-hari ke depan akan terus menyemprotkan cairan disinfektan di titik lokasi keramaian lainnya.

"Saya minta kepada masyarakat untuk tidak panik dan menerima kunjungan dari tim Gugus Tugas Covid 19. Satu hal bahwa setelah disemprot sebaiknya tidak digunakan paling lama dalam 24 jam, agar obat yang disemprotkan bekerja secara efektif," tutupnya.

[fik]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini