Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan Diteliti Jaksa Kejati Jatim

Selasa, 29 November 2022 15:33 Reporter : Erwin Yohanes
Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan Diteliti Jaksa Kejati Jatim 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Diperiksa Polisi Pekan Depan. ©2022 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Berkas perkara tragedi Kanjuruhan dengan enam tersangka kembali dilimpahkan polisi pada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Hasilnya, masih kurang seminggu lagi jaksa peneliti akan memberikan jawaban, apakah berkas dinyatakan P21 alias lengkap ataukah justru dikembalikan lagi alias P19 untuk kedua kalinya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Fathur Rohman menyatakan, hingga kini berkas yang telah diserahkan kembali oleh penyidik Kepolisian itu masih ada di tangan jaksa peneliti untuk dilakukan penelitian berkas.

"Masih diteliti oleh jaksa peneliti," ujar mantan Kasintel Kejari Surabaya ini, Selasa (29/11).

Dia menyatakan, sesuai ketentuan yang berlaku, jaksa peneliti memiliki waktu hingga 14 ke depan, terhitung sejak tanggal berkas di kembalikan ke kejaksaan. Ia menyebut, jaksa menerima berkas tersebut pada Senin (21/11) lalu.

"Senin tanggal 21 November 2022 sekira pukul 15.45 WIB, Kejati Jatim menerima penyerahan kembali tiga berkas perkara tragedi Kanjuruan dari penyidik Polda Jatim yang pada 7 November sebelumnya telah dikembalikan ke penyidik untuk dilengkapi," tegasnya.

Ketiga berkas itu diakuinya atas nama tersangka AHL dari PT LIB, tersangka atas nama SS dan AH dari Panitia pelaksana, dan tersangka atas nama WSP, BSA dan HM dari anggota Polri.

"Terhadap berkas perkara tersebut Jaksa Penuntut Umum akan meneliti kembali paling lama 14 hari, apakah petunjuk yang diberikan telah di penuhi atau belum. Kalau dihitung sejak diserahkan, maka masih kurang semingguan lagi," pungkasnya.

Diketahui, tim penyidik Polda Jatim menjerat tersangka Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita dengan Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat 1 junto Pasal 52 UU No. 11/2022 tentang Keolahragaan.

Sedangkan berkas perkara kedua adalah untuk tersangka Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, dan Security Officer Suko Sutrisno yang dijerat Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat 1 junto Pasal 52 UU Nomor 11/2022 tentang Keolahragaan.

Ketiga adalah berkas perkara dengan tersangka Kabag Ops Polres Malang, Kompol Wahyu Setyo Pranoto; Kasat Samapta Polres Malang, AKP Bambang Sidik Achmadi; dan Komandan Kompi Brimob Polda Jatim, AKP Hasdarman. Ketiga anggota Polri tersebut, dijerat Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 360 KUHP. [cob]

Baca juga:
LIB, PSSI akan Bertemu Polri Bahas Bentuk Keamanan Masa Depan Sepakbola Indonesia
Ulang Tahun, Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Dapat Kejutan dari Pemain Arema FC
Datangi Mapolda Jatim, Perwakilan Aremania Tanya Perkembangan Kasus Kanjuruhan
Tuntut Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan, Aremania Tutup Akses Pintu Tol Singosari
Aremania Turun ke Jalan Setiap Akhir Pekan, Potensi Kemacetan di Malang Raya Meningkat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini