Bekraf Habibie diharapkan bisa bangkitkan semangat inovasi kaum muda di Solo

Sabtu, 21 April 2018 01:01 Reporter : Arie Sunaryo
Bekraf Habibie diharapkan bisa bangkitkan semangat inovasi kaum muda. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kota Solo menjadi pilihan selanjutnya festival teknologi dan inovasi Indonesia bertajuk Bekraf Habibie Festival, setelah Jakarta. Acara yang dihelat di De Tjolomadoe, Karanganyar tersebut berlangsung hari ini hingga 22 April mendatang.

CEO PT. Orbit Ventura Indonesia, Sachin Gopalan selaku penyelenggara festival mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka mengenalkan sekaligus membangkitkan gairah generasi muda dalam bidang inovasi dan teknologi.

"Setiap daerah tentu memiliki tokoh-tokoh inovator. Inilah yang ingin kami angkat melalui festival ini," ujar Sachin.

Teknologi dan inovasi yang ditampilkan dalam festival tersebut antara lain bidang kedirgantaraan, digital start up, virtual reality, properti, makerland, 3D printing, kriya, dan perbankan. Semuanya berasal dari Kota Solo dan sekitarnya.

Pantauan di lokasi, pada hari pertama saja jumlah pengunjung sudah mencapai ribuan orang. Selain pengunjung dewasa, tampak pula pengunjung anak-anak yang berasal dari sejumlah sekolah.

Mereka penuh antusias menyaksikan dan bahkan berinteraksi dengan berbagai karya teknologi dan inovasi yang dipamerkan. Bahkan pada stan Bank Indonesia yang memamerkan batangan emas, dipenuhi pengujung yang berdesakan.

"Belum pernah lihat emas batangan sebesar ini. Di sini kita bisa langsung memegang emas asli," ucap Margareth (26), pengunjung asal Sragen.

Menurut Sachin, Bekraf Habibie Festival memang mengusung konsep di mana pengunjung bisa melihat, menyentuh, dan merasakan. Dengan harapan para mereka, utamanya anak-anak muda dapat memetik lebih banyak pelajaran dan menghasilkan inovasi baru.

Bekraf Habibie Festival dimulai 2016 lalu bertepatan dengan ulang tahun ke-80 Bacharuddin Jusuf Habibie. Dari tahun ke tahun jumlah pengunjung terus menunjukkan peningkatan, sehingga kemudian diputuskan untuk digelar juga di daerah-daerah. Setelah Karangannyar, ajang serupa juga akan digelar di Balikpapan, Bandung, Medan, Bali, Surabaya, Palembang, dan Makassar.

"Acara ini konsepnya dari masyarakat untuk masyarakat, kami hanya sebagai fasilitator. Kami berharap setelah pameran perdana, daerah bisa melanjutkan dengan menjadikannya sebagai agenda tahunan," pungkas Sachin. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. BJ Habibie
  2. Industri Kreatif
  3. Surakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini