Bekas Gedung BI Solo Akan Disulap Jadi Museum Uang
Merdeka.com - Bekas Gedung Bank Indonesia (BI) di Jalan Jenderal Sudirman, Solo, Jawa Tengah, akan disulap menjadi museum uang. Kantor Perwakilan (KPw) Solo akan menggunakan kantor lama di sisi utara kantor BI sekarang tersebut sebagai tempat yang bisa mengedukasi masyarakat.
Deputi Bank Indonesia KPw Solo, Taufik Amrozy mengatakan, pengerjaan museum akan dimulai pada awal tahun ini dengan menggandeng sejumlah instansi terkait. Pembangunan ditargetkan rampung pada pertengahan tahun ini.
"Awal tahun ini kita akan mulai pembangunannya. Harapan kita pertengahan tahun sudah selesai. Kami juga melibatkan sejarawan, baik dari UNS maupun UGM, serta pihak terkait lainnya," ujar Taufik, Jumat (4/1).
Menurut Taufik, rencana pendirian museum uang tersebut sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Untuk pembahasan tidak hanya dilakukan oleh BI saja, tetapi juga melibatkan pihak lain yang berkompeten pada bidang sejarah.
Taufik menilai pelibatan tersebut sangat penting mengingat museum uang BI nantinya akan menampilkan beragam jenis uang dan juga sejarahnya.
"Harapan kita nanti masyarakat dan pengunjung bisa memahami mengenai sejarahnya. Nanti banyak jenis uang yang akan ditampilkan dalam museum," jelasnya.
Taufik menjelaskan pembangunan museum uang hanya akan dilakukan dengan penataan dan pemanfaatan ruangan yang, ada saat ini. Koleksi yang ditampilkan tidak hanya uang saja, namun juga yang lainnya.
Taufik berharap, dengan museum uang tersebut masyarakat menjadi lebih mengenal mengenai jenis uang dan sejarahnya. Khususnya uang di Indonesia dan uang dari negara lain.
"Ada banyak jenis uang yang akan ditampilkan, tentunya uang yang cukup langka," kata Taufik.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya