Bea Cukai Surakarta Sita 2.160.000 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 12 Februari 2021 21:02 Reporter : Arie Sunaryo
Bea Cukai Surakarta Sita 2.160.000 Batang Rokok Ilegal Bea Cukai Surakarta sita rokok ilegal. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Bea Cukai Surakarta bekerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jateng dan DIY menindak rokok ilegal tanpa pita cukai sebanyak 2.160.000 batang. Penindakan dilakukan terhadap kendaraan truk yang dikemudikan Km (supir) dan Er (kenek) di gerbang tol Colomadu, Karanganyar, 4 Februari lalu.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng dan DIY Moch Arif Setijo mengatakan, truk tersebut bermuatan rokok ilegal akan mengirim dari wilayah Jawa Timur.

"Truk yang dikendarai oleh pelaku berjalan dari Jawa Timur menuju Jakarta dan melewati wilayah Surakarta. Petugas Bea Cukai Kanwil Jateng DIY beserta Bea Cukai Surakarta bersama-sama melakukan pengamatan yang berujung pada penangkapan truk tersebut," ujar Arif, Jumat (12/1).

Arif mengungkapkan, modus yang digunakan oleh pelaku ialah menggunakan kardus karton berisi minuman manis yang bermerek sebagai penutup yang berada di belakangnya. Rokok ilegal dalam 270 kardus karton polos tersebut berjenis rokok SKM (Sigaret Kretek Mesin) dengan merek Pastipas Bold berisi 20 batang yang tidak dilekati pita cukai.

"Setelah truk dihentikan dan pelaku diminta untuk menunjukkan identitas. Truk dibawa ke Bea Cukai Surakarta guna dilakukan pengamanan dan pencacahan," terangnya.

Penindakan atas rokok ilegal kali ini, dikatakannya, berpotensi merugikan negara sebesar Rp 1.447.891.200. Kedua pelaku saat ini berada di bawah pengawasan Bea Cukai Surakarta untuk diperiksa dan dimintai keterangan lebih lanjut.

Kepala Kantor Bea Cukai Surakarta, Budi Santoso juga menambahkan, saat ini pihaknya masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap asal rokok ilegal tersebut beserta para pelakunya.

"Dengan terus melakukan sinergi dalam penindakan dan penanganan kasus, diharapkan dapat menekan peredaran rokok ilegal serta memberikan kontribusi dalam meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai," pungkas dia. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Rokok Ilegal
  3. Surakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini