Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Baru Pertama Kali Coba Sabu, Remaja di Tenggarong Muntah-muntah

Baru Pertama Kali Coba Sabu, Remaja di Tenggarong Muntah-muntah Tersangka penyoba sabu. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - VY, remaja 16 tahun asal Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, meringkuk di penjara. Dia tepergok polisi asik nyabu bareng temannya, Ahmat Sabarudin (27) di kawasan Jalan KH Anang Hasyim.

"Coba-coba saja, Pak. Begitu tahu rasanya, saya muntahkan, kemudian muntah-muntah, karena rasanya pahit," kata VY ditemui merdeka.com di Mapolresta Samarinda, Senin (17/12).

VY yang masih duduk di bangku kelas 2 SMK di Tenggarong, Kutai Kartanegara itu, memang punya rasa penasaran cukup tinggi untuk tahu rasanya nyabu. "Ya itu Pak, diajak, saya cuma coba-coba saja," ujarnya.

Sementara Ahmat, bungkam begitu ditanya alasan dia menjerumuskan VY mengenal sabu. "Kalau saya, mau kerja malam. Kalau nyabu, biasanya hilangkan rasa ngantuk," kilahnya.

"Awalnya, dia beli celana yang saya jual Rp 100 ribu. Uangnya, saya belikan sabu di Samarinda. Begitu mau pulang ke Tenggarong, saya ajak dia (bocah VY) nyabu bareng," ungkap Ahmat.

Kaur Bin Ops Satuan Reskoba Polresta Samarinda, Ipda Edi Susanto mengatakan, keduanya ditangkap patroli satuan Sabhara, Minggu (16/12) malam kemarin. "Anggota heran, kok ada motor malam-malam parkir di Jalan KH Anang Hasyim, orangnya nggak ada," katanya.

"Begitu dicek, ternyata ada 2 orang lagi nyabu, kemudian kita bawa ke kantor, dengan barang bukti 0,2 gram sabu. Salah satunya, status pelajar SMK di Tenggarong di Kutai Kartanegara," tambah Edi.

Sabu itu, diketahui dibeli dari pengedar di Samarinda, yang kini sedang diburu. "Pengedar sabu ini, pelarian dari kawasan Pasar Segiri, yang memang sedang kita awasi ketat. Jadi, pengedar sabu di pasar, tetap berjualan di luar pasar," demikian Edi.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP