Baru Pertama Kali Bisnis Sabu, 5 Pria Langsung Ketangkap Polisi

Rabu, 5 Desember 2018 01:05 Reporter : Arie Sunaryo
Baru Pertama Kali Bisnis Sabu, 5 Pria Langsung Ketangkap Polisi 5 pria jual sabu ditangkap polisi. ©2018 Merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Polresta Surakarta mengamankan 5 orang saat akan bertransaksi obat-obatan terlarang jenis sabu, di wilayah Kratonan, Serengan, Solo, beberapa waktu lalu. Kelima tersangka adalah Dedi Setiawan, Condro Kusfitrianto, Okky Rizka, Dicky Setiawan dan Iswandi alias Wandi.

Informasi yang disampaikan dari Polsek Serengan menyebutkan, penangkapan kelima tersangka dilakukan berkat adanya informasi dari masyarakat jika akan ada transaksi narkoba pada Sabtu (17/11) lalu. Kemudian sekitar pukul 05.00 pagi, satuan narkoba Polsek Serengan segera melakukan pengintaian.

Petugas yang dipimpin Panit 1 Reskrim, Ipda Budi Santoso, kemudian membuntuti dua orang yakni Okky dan Dedi sampai di Jalan Maduro, Kelurahan Kratonan, Serengan. Di tempat itulah polisi menghentikan mobil yang dikendarai kedua tersangka. Saat digeledah, polisi menemukan sebuah plastik kecil berisi paket sabu pesanan konsumen lainnya.

Kapolsek Serengan, Kompol Giyono, dalam gelar perkara di Mapolsek Serengan mengatakan, usai menangkap kedua tersangka, petugas kemudian mencari tersangka lainnya. Hingga ditemukan pemesan paket sabu bernama Condro Kusfitrianto. Tak lama kemudian Condro berhasil ditangkap di depan Pasar Harjodaksino.

Berdasarkan pengembangan kasus tersebut, aparat kemudian menangkap dua tersangka lainnya. Yakni Dicky Setiawan dan Iswandi yang selanjutnya ditangkap di rumah masing-masing.

Selain menahan kelima tersangka, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya berupa uang tunai Rp 100 ribu, 2 buah handphone, 1 buah bong dan 1 buah korek gas dari tangan.

"Para tersangka dikenakan Pasal tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun atau maksimal 12 tahun penjara. Mereka juga dikenakan pidana denda paling sedikit Rp 800 ribu dan paling banyak Rp 8 miliar," pungkas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, kelima tersangka mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari seseorang yang masih dirahasiakan identitasnya. Saat ini tersangka tersebut masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

"Mereka ini bukan residivis, baru pertama kali melakukan bisnis narkoba ini," pungkas Kapolsek. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini