Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bareskrim curiga putusnya pipa Pertamina hingga cemari laut Balikpapan

Bareskrim curiga putusnya pipa Pertamina hingga cemari laut Balikpapan Pencemaran minyak di Balikpapan. ©2018 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Bareskrim Polri ikut turun tangan menyelidiki pencemaran teluk Balikpapan akibat paparan minyak yang mengakibatkan lima orang tewas. Polisi segera menetapkan tersangka dan pihak yang bertanggungjawab atas insiden itu.

Puslabfor Polri turun ke Balikpapan, sejak Selasa (3/4). Mereka dibantu Ditreskrimsus Polda Kalimantan Timur dalam penyelidikan.

"Puslabfor turun dari kemarin. Melakukan olah TKP, mengambil sampel untuk diuji di laboratorium forensik. Hasil lab nanti untuk memperkuat penyidikan yang berjalan sekarang ini," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana, kepada merdeka.com, Rabu (4/4).

Mabes Polri dirasa perlu ikut campur mengungkap kasus itu. "Ya, dari Bareskrim juga. Data laboratorium nanti, juga memperkuat proses investigasi juga," ujar Ade.

Sudah 11 saksi yang diperiksa, termasuk diantaranya dari Pertamina. Tidak menutup kemungkinan jumlah terperiksa akan terus bertambah. "Menyesuaikan temuan-temuan baru dari tim yang bekerja," sebut Ade.

"Pipa yang putus dari dasar laut itu juga jadi bukti, untuk kemudian mengarah kepada seseorang, dan dilakukan pemanggilan untuk pemeriksaan," tegas Ade.

Namun demikian, di samping penanganan kasus, kepolisian juga memastikan turut membantu masyarakat, yang tidak menutup kemungkinan ikut terdampak dari minyak di perairan laut itu.

"Jadi, kami, tidak hanya fokus penegakan hukum. Melainkan dampak sosial juga dilakukan kedokteran kesehatan (Dokkes) Polda, menangani masyarakat yang diduga terdampak dari pencemaran laut ini," tutup Ade.

Diketahui, kobaran api di perairan laut Balikpapan yang tercemar minyak, terjadi jelang tengah hari, Sabtu (31/3) lalu Selain itu, tidak kurang 20 ABK WNA dari kapal MV Ever Judger dievakuasi, salah satunya luka bakar. Polisi menyebut kesemuanya adalah WN Tiongkok, dan kapal berasal dari China. Peristiwa itu juga menelan 5 korban jiwa, dari nelayan warga Balikpapan.

Hari ini, Ditreskrimsus Polda Kalimantan Timur mengungkap, minyak di teluk Balikpapan, akibat putusnya pipa distribusi minyak bawah laut dari Penajam Paser Utara (PPU), ke kilang Pertamina di Balikpapan.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP