Banyak Parabola di Rumah, Ini Penjelasan Roy Suryo
Merdeka.com - Rumah milik mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo menjadi perbincangan di media sosial. Penyebabnya adalah jumlah parabola yang dipasang di rumah Roy Suryo dinilai tak lazim oleh netizen.
Roy Suryo mengaku parabola di rumahnya sudah dipasang sejak 25 tahun yang lalu. Roy Suryo menyebut pemasangan parabola tak asal dipasang namun kesemuanya memiliki fungsi.
"Itu bukan hiasan atau dekorasi lho, karena semua (parabola yang dipasang) ada fungsinya. Semua parabola masih aktif sampai sekarang," ujar Roy Suryo saat dihubungi, Senin (16/12).
Politisi Demokrat ini menerangkan masing-masing parabola yang terpasang memiliki fungsinya sendiri. Salah satunya untuk menangkap sinyal satelit dan meningkatkan akses internet.
"Banyak yang bertanya buat apa? Saya senyum saja. Karena banyak data-data selain akses internet juga video dan audio. Intinya semua satelit berada di garis Khatulistiwa, dan kita beruntung berlokasi di bawahnya," ucap Roy Suryo.
"Kalau sedikit lebih teknis, selain satelit Palapa, Telkom, Nusantara, Satria milik Indonesia, banyak satelit-satelit mancanegara lainnya, seperti Asiasat, Measat, Intelsat, Insat, Chinasat, ABS, Optus, Apstar, JCSat, ST, Telstar, Thaicom, Koreasat, Express, Yamal bahkan juga Vinasat, Laosat dan sebagainya," imbuh Roy Suryo.
Roy Suryo menerangkan, antena parabola yang pertama dipasang di rumahnya adalah parabola dengan LNB (Low Noise Blockdown-converter). Saat itu parabola dipakai untuk siaran-siaran TV dan radio mancanegara. Hanya saja sekarang fungsinya sudah banyak berkembang.
Mengenai harga parabola, Roy Suryo enggan menjawab berapa besaran uang yang dikeluarkan. Termasuk apakah masuk kategori barang mahal atau tidak parabola tersebut.
"Soal biaya, seperti biasa saya senyum saja mas. Soalnya kan semua dipasang sendiri. Dan kalau soal mahal dan tidak, saya sekali lagi senyum saja," pungkas Roy Suryo.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya