Banjir dan Longsor Landa Balikpapan, Lebih dari 9.000 Jiwa Terdampak
Merdeka.com - Banjir dan longsor melanda sejumlah kecamatan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (16/3). Banjir berdampak pada 2.837 KK atau 9.194 jiwa, 2.806 rumah, dan 2 sekolah.
Sedangkan tanah longsor berdampak ke 31 KK atau 101 jiwa dan 31 rumah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku belum mendapat laporan rincian kondisi rumah-rumah yang terdampak bencana tersebut.
"Tidak ada korban jiwa atau pun luka-luka akibat dua bencana tersebut," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Jumat (18/3).
Abdul mencatat banjir merendam lima kecamatan, yaitu Kecamatan Balikpapan Tengah, Balikpapan Selatan, Balikpapan Utara, Balikpapan Kota, dan Balikpapan Barat. Saat banjir, tinggi muka air berkisar 40 hingga 150 sentimeter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan melaporkan banjir telah surut pada Kamis (17/3) sore. Banjir dan tanah longsor dipicu hujan lebat dan kondisi tanah labil.
BPBD Kota Balikpapan dibantu TNI, Polri, Basarnas, unsur pemerintah daerah, PMI, Tagana dan relawan membantu dalam pendistribusian makanan maupun bantuan logistik saat banjir masih merendam wilayah terdampak. Para personel pun diterjunkan dengan dilengkapi perahu karet dan berjaga-jaga apabila warga membutuhkan bantuan.
Meskipun banjir telah surut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap siap siaga dan waspada terhadap potensi banjir susulan. Kecamatan terdampak banjir masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan petir pada hari ini.
Peringatan dini cuaca BMKG menyebutkan Provinsi Kalimantan Timur merupakan wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya