Better experience in portrait mode.
Balada Cinta Erik Jadi Adinda Kanza

Balada Cinta Erik Jadi Adinda Kanza

Balada Cinta Erik Jadi Adinda Kanza: Nikahi Sesama Pria Karena Sakit Hati dengan Wanita

Pernikahan sesama jenis terjadi di Cianjur antara AK (26) dan ESH, yang ternyata seorang pria berinisial ESH. ESH mengaku tertarik dengan sesama jenis setelah putus dengan seorang wanita dan mengubah penampilannya menjadi perempuan.

Pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi di KUA untuk mencegah kejadian serupa. Identitas calon mempelai akan diperiksa termasuk jenis kelamin berdasarkan dokumen resmi. Pernikahan tercatat memberikan perlindungan dan menghindari pernikahan sesama jenis.

Geser Ke Atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Kronologi Pelajar 13 Tahun Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang Versi Kontras

Pelajar 13 Tahun Diduga Dianiaya Polisi di Padang

Pelajar 13 Tahun Tewas Diduga Dianiaya Polisi di Padang.

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak agar Polri melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap para pelaku tindak penyiksaan secara transparan dan akuntabel.

Keluarga korban telah membuat laporan polisi ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PRSP) Polresta Padang.

KontraS mendesak agar Polri segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap para pelaku tindak penyiksaan secara transparan dan akuntabel.

Geser👉
Respons Istana Usai Airlangga Sebut Jokowi Punya Pengaruh di Pilkada 2024

Jokowi Punya Pengaruh di Pilkada 2024

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memiliki pengaruh dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Airlangga Hartarto, Ketua Umum DPP Partai Golkar, menyebutkan bahwa Presiden sebagai kepala pemerintahan memiliki pengaruh lantaran seluruh infrastruktur saat Pilkada 2024 disiapkan oleh Pemerintah, khususnya dari segi anggaran maupun keamanan.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menjelaskan bahwa pengusungan calon kepala daerah merupakan ranah partai politik atau gabungan partai politik.

Meskipun demikian, Airlangga berpendapat bahwa Jokowi tak terlalu berpengaruh pada Pilkada 2024 ketimbang pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024. Pilkada lebih berpengaruh pada local wisdom.

Geser👉
Wakapolri Pimpin Ziarah di TMP Kalibata Jelang HUT Bhayangkara ke-78

Wakapolri Komjen Agus Andrianto Mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Wakapolri memimpin ziarah di TMP Kalibata menjelang HUT Bhayangkara ke-78.

Wakapolri Komjen Agus Andrianto mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Pejabat Utama Mabes Polri dalam ziarah dan tabur bunga.

Ziarah ini dilakukan setiap tahun menjelang HUT Bhayangkara untuk mengenang nilai-nilai perjuangan dan keteladanan pahlawan Negara Indonesia.

Ziarah ini menjadi semangat bagi personel Polri dalam menghadapi tantangan dan tugas kedepannya. Hari Bhayangkara ke-78 Polri akan diadakan rangkaian kegiatan tradisi dan lomba-lomba yang dibuka untuk umum.

Geser👉
Polisi Kantongi Identitas Jukir Liar yang Patok Tarif Rp300 Ribu di Masjid Istiqlal

Polisi Kantongi Identitas Jukir Liar di Masjid Istiqlal

Seorang juru parkir liar di Masjid Istiqlal mematok tarif sebesar Rp300 ribu untuk bus pariwisata.

Polisi telah mengidentifikasi tiga pelaku jukir liar yang viral, namun pengemudi bus belum membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.

Tim Gabungan dari Dishub dan Satpol PP akan menindak tegas para jukir liar dan menertibkan sopir bus agar tidak menurunkan penumpang sembarangan.

Polsek Sawah Besar mendukung penindakan tegas dan terukur terhadap jukir liar serta mengimbau supir bus untuk memarkirkan kendaraan di area yang lebih luas.

Geser👉
SYL Sempat Transfer Rp2 Miliar ke Rekening KPK Saat Berada dalam Rutan

SYL Transfer Rp2 Miliar ke Rekening KPK

SYL transfer Rp2 miliar ke rekening KPK saat berada dalam tahanan, uang tersebut berasal dari rekening atas nama Mentan periode 2019-2023.

Jaksa meminta penjelasan dari SYL tentang transaksi tersebut, namun SYL mengaku tidak mengetahuinya karena sudah berada dalam tahanan.

SYL juga mengaku tidak mengetahui memiliki rekening dengan namanya tersebut, dan alasan seluruh rekeningnya dipegang oleh anak buahnya.

SYL menjadi terdakwa dalam kasus korupsi di Kementan dengan dakwaan pemerasan atau menerima gratifikasi, dengan total Rp44,5 miliar.

Geser👉
Heboh! Ibu Bunuh Bayinya dan Simpan di Lemari

Heboh! Ibu Bunuh Bayinya dan Simpan di Lemari

Heboh! Ibu di Musi Rawas Bunuh Bayinya Baru Lahir, Jasad Disimpan di Lemari

Warga Musi Rawas, Sumatera Selatan, geger dengan penemuan mayat bayi perempuan di dalam lemari. Bayi itu diduga dibunuh ibunya sendiri yang telah diamankan polisi.

Peristiwa itu terjadi di salah satu kelurahan di Kecamatan Sumber Harta. Jasad bayi yang baru lahir itu sudah membiru dan mengeluarkan bau tak sedap. Saat ditemukan, korban dibungkus kain yang disimpan pelaku di lemari pakaian di kamarnya.

Polisi datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti. Terduga pelaku inisial K sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Geser👉
Bocah Pemberani yang Dipukul Driver Ojol di Jalur Sepeda Lapor Polisi atas Dugaan Kekerasan

Bocah Pemberani Dipukul Driver Ojol, Lapor Polisi

Seorang bocah pemberani melaporkan driver ojek online yang memukulnya ke polisi, setelah aksinya menghadang pengendara motor di jalur sepeda viral di media sosial.

Kejadian ini terjadi di sekitaran Tanah Abang, Jakarta pusat. Bocah tersebut didampingi orangtuanya saat melaporkan pengemudi ojol atas dugaan kekerasan.

Dalam video yang viral, bocah tersebut dengan berani menghadang pengendara motor yang melintas di jalur sepeda. Pengendara motor tersebut menantang bocah tersebut dan akhirnya memukulnya.

Polisi akan memanggil pengemudi ojol terkait kejadian ini. Keberanian bocah tersebut mendapat pujian dari banyak orang. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Reaksi Wapres soal Server PDN Diretas: Jadi Pelajaran Berharga, Jangan Terjadi Lagi

Wapres Minta Antisipasi Peretasan Server PDN

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta investigasi terus dilakukan terkait peretasan server Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Komunikasi dan Informatika agar tidak terulang di masa depan.

Ma'ruf meminta Kominfo terus melakukan langkah antisipasi demi melindungi data negara dan masyarakat, serta segala pelayanan publik yang terafiliasi.

Menkominfo Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa serangan siber terhadap server PDN ini menggunakan virus ransomware jenis baru yang dikenal sebagai Lockbit 3.0.

Pemerintah akan terus berupaya menerapkan kebijakan satu data nasional agar berbagai data penting negara dan masyarakat tidak tercecer. Gangguan ini menjadi satu pelajaran yang berharga buat kita, untuk itu perlu diantisipasi dan tidak boleh lagi terjadi pada masa yang akan datang.

Geser👉
BKSAP DPR Ungkap Wacana Uni Eropa Investasi Hijau dan Dukungan Hilirisasi Nikel di Indonesia

Uni Eropa Siap Berinvestasi Hijau di Indonesia

DPR dan Parlemen Uni Eropa membahas peningkatan kerja sama perdagangan, ekonomi, transisi energi, dan investasi hijau.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas cara memperkuat first track diplomasi antara kedua negara.

Putu Supadma Rudana mendorong agar Pemerintah Jokowi segera mewujudkan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa.

DPR dan Parlemen Uni Eropa juga mendiskusikan rencana investasi hijau dan dukungan hilirisasi nikel di Indonesia.

Geser👉
Momen Emosional Eks Dirut Pertamina Berurai Air Mata Peluk Anak-Anak usai Divonis 9 Tahun Penjara

Dirut Pertamina Divonis 9 Tahun Penjara, Tangis Haru Peluk Anak-Anak

Momen emosional eks Dirut Pertamina, Karen Agustiawan, saat berurai air mata peluk anak-anak usai divonis 9 tahun penjara.

Karen menghampiri anak-anaknya yang menangis setelah mendengar putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Suami Karen, Herman Agustiawan, juga meluapkan emosinya dengan bertanya kepada Jaksa apakah mereka puas dengan putusan tersebut.

Karen dijatuhi pidana 9 tahun penjara atas kasus korupsi pembelian gas alam cair di Pertamina. Keluarga terdakwa tidak kuasa menahan emosi setelah mendengar putusan tersebut.

Geser👉
FOTO: Peluk Anak-Anak, Tangis Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Pecah Usai Divonis 9 Tahun Penjara

Tangis Eks Dirut Pertamina Pecah Usai Divonis 9 Tahun Penjara

Tangis Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan pecah usai divonis 9 tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

Anak Karen juga menangis saat vonis diumumkan, Karen meminta mereka untuk tidak menangis dan tetap tegar.

Setelah sidang, Karen mendekati keluarganya dengan wajah sedih dan berkaca-kaca, serta menyalami mereka.

Karen Agustiawan divonis karena dugaan korupsi pengadaan gas alam cair di Pertamina pada periode 2011-2014.

Geser👉
SYL Beri Posisi Tenaga Ahli Kementan untuk Kakaknya

SYL Beri Posisi Tenaga Ahli Kementan untuk Kakaknya

SYL terjerat kasus pemerasan pegawai kementan, Kakaknya dipekerjakan di Kementan.

SYL menjelaskan alasan mempekerjakan kakaknya yang merawat ibu mereka.

SYL ingin memberikan layak gengsi dan martabat pada kakaknya.

SYL tidak mengurus honor kakaknya, hanya berharap mendapatkan input dan menjaga ibu.

Geser👉