Bahas Uang Suap Hakim, Bupati Nonaktif Jepara Pakai Kode 'Lembar' dan 'Bab'

Selasa, 9 Juli 2019 22:46 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Bahas Uang Suap Hakim, Bupati Nonaktif Jepara Pakai Kode 'Lembar' dan 'Bab' Bupati Jepara Ahmad Marzuqi diperiksa KPK. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Anggota DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna dihadirkan dalam sidang kasus suap Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Lasito yang melibatkan Bupati Jepara nonaktif Ahmad Marzuqi. Dalam sidang terungkap ada menginisiasi kode sandi bab dan lembar untuk membahas uang suap.

Dalam keterangannya, Agus mengaku dimintai tolong Marzuqi untuk menangani praperadilannya. Dalam pertemuannya meminta untuk menggunakan kode-kode untuk berkomunikasi dengan Ahmad Hadi Prayitno pengacaranya.

"Saya tidak ingin terlalu vulgar, apalagi bicara uang melalui telepon," kata Agus Sutisna dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Aloysius Priharnoto Bayuaji, di Pengadilan Tipikor, Semarang, Selasa (8/7).

Penggunaan kode tersebut diambil dari istilah saat penyusunan disertasi dalam rangka promosi doktor. Maka istilah itu menerapkan dalam sepanjang komunikasi.

"Kode yang digunakan dalam pembicaraan 1000 lembar yang berarti Rp1 miliar, 500 lembar yang berarti Rp500 juta, 5 bab yang berarti Rp500 juta dan 2 bab yang berarti Rp200 juta," jelasnya

Uang itu kemudian dibawa oleh Hadi Prayitno dan diberikan ke Hakim Lasito di rumahnya, Laweyan, Kota Surakarta pada 12 November 2017. Selain itu, ia juga menjelaskan tentang pemberian uang secara bertahap sebesar Rp500 juta dan 16 ribu dolar AS.

"Pemberian dalam nilai mata uang dolar agar lebih ringkas dan mudah dibawa," ungkapnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Bupati Jepara Tersangka
  2. Semarang
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini