Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bacakan pembelaan, bos First Travel sebut sedang dizalimi

Bacakan pembelaan, bos First Travel sebut sedang dizalimi Sidang First Travel Anniesa Hasibuan bacakan Pledoi. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Andika Surachman, bos agen travel umrah dan haji First Travel merasa sedang dizalimi atas kasus yang membelitnya. Ia beserta istri Anniesa Hasibuan dan adik iparnya Kiki Hasibuan tengah duduk di kursi pesakitan akibat kasus penipuan ribuan calon jemaah umrah.

Ia merasa dizalimi karena dipaksa menghentikan bisnisnya. Disisi lain Andika mempertanyakan siapa yang akan bertanggungjawab terhadap jemaah yang belum berangkat.

"Termasuk (kehidupan) pribadi kami. Bayi kami yang masih berusia tiga minggu dan masih disusui. Saya ingin mengetuk hati hakim karena hal ini menyangkut nasib ribuan jemaah," kata Andika, Rabu (16/5).

Ia berdalih tak berniat melakukan penipuan.

"Selama delapan tahun menjalankan usaha ini secara sah, sudah lebih dari 160 ribu jemaah yang diberangkatkan dan tidak ada yang gagal. Kami dipaksa berhenti oleh Kemenag. Tidak bisa dibayangkan langkah ceroboh itu dan sampai sekarang tidak ada upaya langkah konkret dari mereka untuk menyelesaikan," kilahnya.

Menurutnya yang menjadi persoalan tertundanya pemberangkatan jemaah adalah karena pemboikotan visa. Dia pun menyesalkan fakta itu tidak pernah digali dalam persidangan. Andika menjelaskan pada 18 Juli 2017 manajemen menandatangani kesepakatan akan memberangkatkan jemaah pada November 2017 hingga 2018.

"Namun sangat aneh selang dua minggu kemudian atau pada 1 Agustus izin umrah kami dicabut. Kemudian sembilan hari kemudian kami ditangkap," tukasnya.

Dari kacamatanya, Andika menduga ada pihak lain yang dengan sengaja ingin menghancurkan bisnisnya. Dia pun mempertanyakan darimana kalkulasi kerugian yang mencapai Rp 900 Miliar.

"Jumlah kerugian Rp 900 Miliar itu darimana? Kami melihat secara keseluruhan memang ada pihak yang terganggung dan mengancam bisnis. Kami ini mendobrak bisnis umrah dari yang semula mahal menjadi terjangkau," katanya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP