Awas, pohon tua di Taman Ekspresi dan Peranginan Bogor rawan tumbang
Merdeka.com - Sejumlah pohon tua di dua taman yang sering dikunjungi warga Bogor untuk beristirahat dan rekreasi rawan tumbang. Terlebih dalam sepekan terakhir ini, Kota Bogor hampir setiap hari diguyur hujan deras yang selalu disertai angin kencang.
Berdasarkan data dari BPBD dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor, setiap kali turun hujan ada saja laporan pohon tumbang. Stasiun Klimatologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah memprediksi memasuki November, hujan akan terus terjadi, khususnya pada sore hari.
"Secara keseluruhan wilayah Bogor, Minggu (15/11), cerah berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, dan hujan sedang pada malam hari," kata Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Klas I Bogor Dedi Sucahyo.
Begitu juga pada keesokan hari, Senin (16/11/15), wilayah Bogor bakal diguyur hujan dengan intensitas sedang. Dan untuk wilayah Cibinong, tertera dalam kolom bakal mengalami hujan ringan, baik siang hingga malam hari.
"Untuk itu, bagi Anda, baik pengendara roda dua maupun yang tengah menikmati akhir pekan, tetap berhati-hati jika melakukan aktivitas di luar ruangan, karena hujan disertai angin kencang dapat membahayakan keselamatan, apalagi di Kota Bogor ini banyak pohon tua dan besar," katanya.
Berdasarkan pantauan, hujan deras disertai angin kencang sudah terjadi sejak pukul 16.45 WIB, Minggu (15/11). Bahkan bagi pengendara roda dua maupun roda empat, jarak pandang hanya 10 meter. Pengunjung yang berteduh di bawah pohon-pohon di kedua taman itu rawan musibah pohon tumbang.
"Memang indah ini taman, dan lumayan buat bermain anak-anak saat akhir pekan, setelah berolahraga berlari mengelilingi lapangan Sempur bisa istirahat di taman. Hanya saya perhatikan, pepohonannya banyak yang rawan tumbang. Khawatir juga, apalagi sekarang musim hujan," ujar Sukarman, 35, warga Kedunghalangi, Bogor Utara, Kota Bogor yang setiap hari Minggu selalu menyempatkan diri bersama keluarga olahraga dan rekreasi di sekitar Lapangan Sempur.
Hal senada diungkapkan Rahmat, 25, warga Pabataton, Bogor Tengah, Kota Bogor. Ia mengaku senang Kota Bogor memiliki sejumlah taman yang indah layak untuk bermain anak. "Tapi sayang enggak ada jaminan aman, nyaman dan selamat, karena di area sekitar Taman Ekspresi ini banyak pepohonan yang sebetulnya bukan diperuntukkan menghias taman, tapi untuk menghijaukan sekitar Sempur, bahkan seperti hutan. Khawatir tumbang sih ada, karena pasti taman ini banyak dijadikan tempat bermain. Namanya saja taman ekspresi, tentu bakal banyak aktivitas seni dan pertunjukan yang melibatkan banyak pengunjung," katanya.
Berdasarkan penglihatan secara kasat mata dua taman tersebut terdapat lebih dari tiga pohon besar setinggi di atas 10 meter dengan dedaunan yang rindang. Namun kesejukan dari rindangnya pohon tersebut, terlihat banyak batang pohon yang sudah keropos, bahkan kering karena digerogoti rayap dan benalu.
Seperti di Taman Ekspresi yang memiliki luas 2.500 meter persegi itu, pelaksana proyek hanya fokus pada penataan alas taman dan tempat duduk berbentuk amphiteatre. Meskipun ada pemangkasan terhadap dahan pohon, itu hanya pada pohon yang ketinggiannya terjangkau oleh peralatan seadanya.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meresmikan taman yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015 sebesar Rp 2 miliar lebih itu menyatakan taman itu diharapkan dapat menjadi sarana warga Kota Bogor dalam berekspresi.
"Taman ini untuk warga sebagai tempat istirahat, dan mengekspresikan berbagai macam suara hati, baik seni, musik, puisi, tari-tarian atau pun mau curhat soal kondisi Kota Bogor," kata Bima saat meresmikan Taman Ekspresi, Minggu (15/11). (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya