Atas Nama Kemanusiaan, Polisi Tangguhkan Penahanan 2 Tersangka Makar

Sabtu, 1 Juni 2019 03:31 Reporter : Yan Muhardiansyah
Atas Nama Kemanusiaan, Polisi Tangguhkan Penahanan 2 Tersangka Makar Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menangguhkan penahanan Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Rafdinal dan Sekretaris GNPF Sumut, Zulkarnain, Jumat (31/5). Kedua tersangka makar ini telah dikeluarkan dari tahanan dengan alasan kemanusiaan.

"Benar, (permohonan) penangguhan keduanya sudah dikabulkan," kata AKBP MP Nainggolan, Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut, Jumat (31/5).

Meski Rafdinal dan Zulkarnain telah dikeluarkan dari sel tahanan, namun proses hukum terhadap kedua tokoh ini tetap berjalan. "Mereka berstatus sebagai tahanan luar," jelas Nainggolan.

Dia menjelaskan, penangguhan penahanan itu didasarkan pada alasan kemanusiaan. Apalagi keluarga kedua tersangka bermohon agar mereka dapat merayakan Lebaran di rumah.

"Karena itu penyidik mengabulkannya. Alasannya kemanusiaan," ujarnya.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut menetapkan Rafdinal dan Zulkarnain sebagai tersangka makar. Keduanya kemudian ditahan.

Kasus dugaan makar yang disidik Polda Sumut ini didasarkan pada 2 laporan polisi yang dilaporkan 2 pelapor. Berdasarkan surat panggilan yang beredar di media sosial, pelapornya yakni: Fauzi Ramadhan Singarimbun dan Suheri Prasetyo.

Salah satu saksi dipanggil untuk dimintai keterangannya terkait kasus ini, termasuk Dahnil Anzar Simanjutak, Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi.

Selain itu, terdapat sejumlah orang lain yang dipanggil sebagai saksi, di antaranya: Heriansyah (Ketua GNPF Ulama Sumut), Gus Irawan Pasaribu (Ketua DPD Gerindra Sumut/Ketua Komisi VII DPR RI), Indra Suheri (Pengurus FUI Sumut), Angga Fahmi (mahasiswa UMSU), Fatra, Rabu Alam, dan Rinaldi (pengurus Aksi Cepat Tanggap/ACT). [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini