Asal tertib, Pilot Hercules jamin semua korban gempa Sulteng bisa dievakuasi
Merdeka.com - Sempat terjadi crowded di bandara Mutiara Sis Aljufri lantaran warga rebutan pesawat Hercules untuk meninggalkan Kota Palu berakibat dihentikannya penerbangan sementara, hari ini, Selasa, (2/10) penerbangan dari Palu ke Makassar lancar tiada kendala. Rata-rata satu armada Hercules melayani 4 penerbangan.
Salah satu pilot pesawat Hercules yang bekerja keras melayani warga untuk mengungsi adalah Mayor Pnb Averoes dari Lanud Halim Perdanakusuma. Sejak hari pertama pasca bencana terjadi di wilayah Sulawesi Tengah itu, pilot kelahiran Makassar ini bolak balik Palu-Makassar dan Makassar-Palu. Mengangkut barang khususnya logistik untuk korban dan tim recovery seperti pasukan, tim medis dan relawan.
"Hari ini ada 4 kali sortie (penerbangan) mengangkut dari Palu-Makassar dan Makassar-Palu. Kami harapkan kondisi di bandara Palu terus seperti ini sehingga keadaan yang kemarin chaos itu tidak terulang lagi. Harus lebih terkendali, semakin lancar, Insya Allah semuanya bisa kita bantu evakuasi, dukungan logistik juga akan terus masuk," kata Mayor Pnb Averoes yang ditemui sesaat setelah mendaratkan pesawat hercules di apron Lanud Sultan Hasanuddin, Selasa siang, (2/10).
Senin kemarin, penerbangan pesawat Hercules di Kota Palu dihentikan sementara karena akses untuk terbang terhalang ribuan manusia memadati bandara. Mereka berebutan untuk diterbangkan lebih dulu dari lainnya. Pagar bandara diterobos bahkan ada yang tidur di bawah ban pesawat sehingga Hercules tidak dapat diterbangkan.
Hari ini, kata Averoes, situasi jauh lebih stabil dari kemarin. Warga panik karena kekurangan logistik sehingga banyak yang buru-buru mau keluar dari Kota Palu itu dipahami.
"Terima kasih kepada warga Palu yang bersedia ikuti arahan petugas yang ada di posko-posko bandara, mau ditertibkan. Pesan kami dari kru adalah tolong semuanya bersabar, insya Allah kita bantu selama bisa tertib dan merapikan diri," ujarnya.
Ditambahkan, selama melayani penerbangan untuk korban bencana ini, dirinya turut merasakan kesedihan mendalam dan tidak ada kata lelah karena tugas dijalankan dengan ikhlas.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya