Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Arena golf UI jangan untuk perkaya segelintir orang

Arena golf UI jangan untuk perkaya segelintir orang Proyek pembangunan di UI. Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Universitas Indonesia saat ini sedang membangun Integrated Faculty Club di lingkungan kampus Depok. Integrated Faculty Club sendiri nantinya akan dilengkapi fasilitas olah raga bahkan arena dan klub golf.

Menurut pengamat pendidikan Arif Rahman, pembangunan Integrated yang bertujuan komersil ini tidak masalah asalkan uang yang dihasilkan digunakan untuk kemajuan pendidikan di UI.

"Tidak masalah selama hasilnya untuk kemajuan dan pendidikan di UI, bukan untuk memperkaya segelintir orang," ujar Arif saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (24/3).

Menurut Arif, pembangunan Integrated Faculty Club ini merupakan proyek lama ketika UI berstatus badan hukum milik negara (BHMN). Dengan berstatus badan hukum, universitas kemudian dilarang mendapatkan dana dari pemerintah sehingga harus mencari dana sendiri secara otonom.

"Dan perbulan UI itu biaya sangat besar, saya rasa kalau hanya Rp 600 miliar itu tidak cukup, mungkin sekitar Rp 1 triliun perbulan," terangnya.

Untuk itu pembangunan Integrated Faculty Club UI tidak masalah. Hal ini juga yang dilakukan universitas di luar negeri yang memiliki badan usaha sendiri.

"Selama hasilnya dikelola secara baik untuk kampus itu tidak masalah. kalau di luar negeri malah universitas punya hotel," imbuhnya.

Dari data yang diperoleh merdeka.com, Jumat (23/3), Integrated Faculty Club UI akan terdiri dari enam bagian. Salah satu bagiannya dikhususkan untuk pusat olah raga dimana di dalamnya terdapat arena golf dan klub golf.

Direktorat Pengembangan Aset dan Ventura Universitas Indonesia (UI) pada medio Agustus 2009 lalu telah mengeluarkan sayembara terkait pembangunan Integrated Faculty Club UI itu. Dari sayembara tersebut, Integrated Faculty Club UI nantinya akan dibagi menjadi enam program ruang, yakni.

Faculty Meeting Room, terdiri dari

1. Faculty club

2. Faculty lounge & resto

3. Etalase paten dan hasil-hasil penelitian UI (Gallery)

4. Reading book room + cafe

5. Ruang multimedia (rapat, diskusi, seminar)

B. Quick faculty Health Services

1. Poliklinik Umum

2. Poliklinik Gigi

3. Fitness

C. Sport Center

1. Golf driving range (30 slot)

2. Golf club & shop

3. Kolam renang (Olympic Size)

4. Lapangan futsal

5. Lapangan tenis

6. Flying Fox Sport

D. Retail & Cafe

1. Toko buku

2. Toko suvenir

3. Minimart

4. Cafe (indoor & outdoor/terrace)

5. Internet

6. Fastfood

7. Ruang Menyusui (Nursing Area)

8. Ruang Merokok (Smoking Area)

E. Kantor

1. Pengelola

2. Bank

3. Koperasi

4. Musholla

F. Automotive Station & Services

1. Servis kendaraan (mobil dan motor), uji emisi, cuci, dan salon mobil.

2. Parkir (mobil, motor, sepeda) tidak diletakkan di depan bangunan utama

3. Fasilitas pendukung lainnya.

Untuk membangun fasilitas mewah seperti arena dan klub golf tersebut, UI pun terpaksa membabat hutan hijau di lingkungan kampus. Namun Humas UI Devi Rahmawati, menegaskan penebangan itu bukanlah tindakan tanpa konsep dan sengaja dilakukan untuk kepentingan kampus semata-mata. Dia juga menegaskan, meski dilakukan penebangan hutan, pihak kampus akan menggantikan pohon-pohon itu dengan yang baru.

"Meski pohon-pohon itu ditebang, kita pasti akan mengganti dengan yang baru. Meski tidak ditanam di tempat yang sama," kata Devi saat berbincang dengan merdeka.

Devi menambahkan, usia pohon-pohon yang ditebang itu sebenarnya memang tidak lagi produktif. Oleh karena itu, dibutuhkan pohon-pohon baru yang lebih kokoh dan kuat ketika dihembus angin kencang.

"Jadi kita pastikan kita sejak tahun 2007 akhir, 30 ribu pohon sudah kita tanam kembali dan kita pastikan tidak akan mengubah kondisi hutan kota di UI. UI tetap sejuk," tegasnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP