Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apa Informasi Penting dan Rahasia dalam Buku Hitam Ferdy Sambo?

Apa Informasi Penting dan Rahasia dalam Buku Hitam Ferdy Sambo? Ferdy Sambo Hadiri Sidang Perdana di PN Jakarta Selatan. ©2022 Merdeka.com/Syifa Annisa Yaniar

Merdeka.com - Buku hitam milik mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menjadi perhatian publik. Semenjak menjalani pemeriksaan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, dia selalu membawa buku itu. Bahkan dalam sidang perdana, suami dari Putri Candrawathi tersebut juga menggenggam buku bersampul hitam tersebut.

Pengacara Ferdy Sambo, Rasamala Aritonang mengatakan, isi buku hitam Sambo merupakan catatan pribadi terkait kegiatan atau aktivitas kliennya.

Sambo memang rajin mencatat setiap aktivitas atau kegiatannya semenjak menjadi anggota Polri. Rasamala mengungkapkan, buku hitam itu menyimpan informasi penting dan bisa berguna untuk memperbaiki situasi dan keadaan dalam Polri.

"Saya pikir beliau terlepas dari persoalan pidana yang dihadapi, beliau ada kecintaan terhadap institusinya di kepolisian. Saya pikir itu disampaikan beberapa kali oleh beliau," katanya kepada wartawan, Kamis, (20/10).

Lalu apa saja yang tercatat dalam buku hitam milik Ferdy Sambo tersebut?

Catatan Sejak di Polda Metro Jaya

Buku hitam yang kerap dibawa itu berisi catatan pribadi setiap kegiatan Sambo sejak menjabat Kepala Subdit 3 Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri hingga sekarang.

Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis akhirnya buka suara soal buku hitam yang selalu dibawa kliennya hingga menjadi perbincangan publik. Bahkan, buku hitam Sambo dianggap sebagai misteri karena belum diketahui isinya.

“Jadi buku hitam itu catatan harian. Tadi saya tanyakan karena banyak yang tanya, apa sih isinya,” katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, (17/10).

sidang lanjutan ferdy sambo

©2022 Merdeka.com/reporter magang/syifa annisa

Penjelasan itu disampaikan Arman, melihat perbincangan terkait buku hitam yang menjadi sorotan sejak pelimpahan tahap 2 berkas perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, ke Kejaksaan Agung pada Rabu, 5 Oktober 2022. Awalnya, buku hitam Sambo itu disangka Alkitab.

Ternyata, Sambo sudah bawa-bawa buku hitam tersebut saat sidang komisi kode etik Polri (KKEP) hingga akhirnya dipecat sebagai Anggota Kepolisian Republik Indonesia. Kini, buku hitam itu dibawa terus oleh Sambo sampai menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini.

Catatan Kegiatan Sambo di Kepolisian

Alhasil, lanjut Arman, buku hitam itu merupakan catatan harian seluruh kegiatan Sambo sejak menjabat sebagai Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri atau berpangkat Komisaris Besar (Kombes) termasuk catatan tatkala masih menjabat Kepala Divisi Propam Polri.

“Jadi kegiatan sehari-hari itu apa, misalnya dia rapat. Pokoknya kegiatan sehari-hari semenjak beliau menjabat Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim, itu isinya,” ungkapnya.

ferdy sambo dan putri candrawathi dengar tanggapan eksepsi dari jpu

©2022 Merdeka.com

Namun, Arman belum mengetahui apakah Sambo juga mencatat dalam buku hitamnya itu mengenai siapa saja anggota Polri yang telah menjalani sidang komisi kode etik. Sebab, Sambo pernah menjabat Kepala Divisi Propam Polri sejak 16 November 2020.

“Oh saya tidak tahu (catatan soal anggota Polri yang disidang etik saat jadi Kepala Divisi Propam). Saya tanya, apa sih isinya bro? Ini sempat lihat-lihat, oh ternyata seluruh catatan beliau semenjak Kombes sampai saat ini, sidang, eksepsi. Seluruh kegiatan apa yang dilakukan, apa yang dikerjakan. Itu isinya,” jelas dia.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP