Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Antisipasi Lonjakan Covid-19, KRI Semarang Bawa Oksigen ke Riau

Antisipasi Lonjakan Covid-19, KRI Semarang Bawa Oksigen ke Riau Kapal Rumah Sakit TNI AL KRI Semarang. ©istimewa

Merdeka.com - Kapal perang yang dijadikan sebagai kapal Rumah Sakit KRI Semarang-594 milik TNI Angkatan Laut mengangkut oksigen ke Riau. Operasi itu dilakukan sebagai upaya menanggulangi potensi lonjakan Covid-19.

KRI Semarang-584 mampu mengisi oksigen, generator oksigen sebanyak 72 meter kubik per hari, atau 12 tabung oksigen ukuran 6 meter kubik, untuk diberikan gratis kepada rumah sakit atau faskes, klinik dan masyarakat yang membutuhkan.

Panglima Komando Armada Laksamana Muda TNI, Arsyad Abdullah mengatakan, pada operasi ini TNI AL bertugas membantu menghadapi bencana- bencana nonalam, seperti pandemi Covid-19.

"Kita ikut mendukung pemerintah melaksanakan kegiatan kemanusiaan. Mengingat tingginya penyebaran Covid-19, sehingga kelangkaan oksigen di beberapa daerah cukup tinggi," ujar Arsyad, Jumat (20/8).

Arsyad diperintahkan Kepala Staf TNI Angkatan Laut, untuk menggerakkan Kapal Rumah Sakit KRI Semarang-594 itu ke Provinsi Riau.

"Atas permohonan surat Gubernur Riau, setelah kami melaksanakan tugas di Bangka Belitung, saya gerakkan KRI Semarang-594 ke Riau dan bersandar di Dumai," katanya.

Arsyad menjelaskan, TNI AL telah mendukung 52 tabung oksigen untuk dibagikan gratis kepada masyarakat di Dumai, Pulau Rupat dan Pulau Bengkalis.

"Alhamdulillah kebutuhan oksigen sudah mencukupi dan bisa mendukung sejumlah Rumah Sakit serta masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Menurut Arsyad, dalam mendukung program pemerintah mempercepat program vaksinasi, TNI AL juga melaksanakan program Serbuan Vaksin di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke.

"Serbuan vaksin yang kita laksanakan ini, untuk mempercepat vaksinasi sehingga dapat meningkatkan herd immunity atau kekebalan kelompok, agar kita bisa menangkis penyebaran Covid-19. Untuk pelaksaannya kita tak akan berhenti, hingga vaksin ini habis. Jadi kita lanjut terus, selama ada dukungan vaksin. Jadi tidak ada batas waktunya," ucap Arsyad.

Dia menjelaskan, dukungan operasi KRI Semarang-594 untuk memenuhi kebutuhan oksigen. Hal ini lantaran kebutuhan oksigen di Riau dianggap sudah mencukupi. Kapal ini juga memiliki fasilitas ruang pasien isolasi Covid-19, namun jumlahnya terbatas hanya untuk 5 orang pasien.

Sementara, Gubernur Syamsuar mengatakan, beberapa waktu lalu di Riau terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19. Bahkan pernah mencapai lebih dari 2 ribu kasus per hari. Saat telah terjadi penurunan kasus.

"Dengan adanya pelonjakan kasus Covid-19 yang lalu, sehingga terjadi peningkatan kebutuhan oksigen yang besar di Riau. Melihat kondisi ini, kami mengajukan permohonan kepada bapak Kasal agar KRI Semarang-594 dapat membantu provinsi Riau. Alhamdulillah hari ini telah sukses membantu kekurangan oksigen, baik itu bagi masyarakat di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis juga masyarakat di Pulau Rupat," kata Syamsuar.

Syamsuar menyebutkan, operasi bantuam oksigen dan program Serbu Vaksin TNI AL sangat bermanfaat untuk masyarakat Riau di daerah kepulauan terpencil.

Sebelumnya, KRI Semarang-594 tiba di Riau, pada hari Senin (16/8) lalu di Dermaga TNI AL Bangsal Aceh, Kota Dumai. Kedatangan kapal ini, lantaran sebelumnya Gubernur Riau, mengajukan permohonan bantuan penanganan Covid-19.

Permohonan diajukan melalui surat Gubernur Riau Nomor 360/BPBD/2153 kepada Panglima TNI Republik Indonesia dan Surat Gubernur Riau Nomor 360/BPBD/2154, kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut, tanggal 10 Agustus 2021, tentang permohonan bantuan Kapal Rumah Sakit.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP