Antisipasi Corona, Khofifah Minta Pemda Tutup Usaha Pariwisata dan Hiburan Malam

Rabu, 18 Maret 2020 21:14 Reporter : Erwin Yohanes
Antisipasi Corona, Khofifah Minta Pemda Tutup Usaha Pariwisata dan Hiburan Malam Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. ©2020 Merdeka.com/erwin yohanes

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong agar pemerintah kota/kabupaten melakukan penutupan operasional berbagai bidang usaha pariwisata, dan tempat hiburan malam yang ada di wilayahnya masing-masing. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya telah mengajak bertemu asosiasi atau organisasi pariwisata dan tempat hiburan malam. Dari pertemuan ini, Pemprov Jatim mendorong agar pemerintah kota/kabupaten, segera melakukan pembatasan sampai dengan menutup operasional bidang usaha pariwisata, khususnya hiburan malam di Jatim.

"Kami mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan pembatasan sampai dengan menutup operasional bidang usaha pariwisata, khususnya usaha hiburan malam yang banyak dihadiri masyarakat seperti klub malam, diskotek, dan karaoke," tegasnya, Rabu (18/3).

Ia menambahkan, terkait dengan kebijakan itu, pihaknya pun berharap masing-masing pengusaha dapat mulai menyesuaikan diri, mulai Rabu malam ini.

Sebelumnya, pemerintah kembali mengumumkan jumlah pasien positif Corona Covid-19. Hingga Rabu (17/3), terdapat 227 orang yang dinyatakan positif mengidap Covid-19. Jumlah ini tersebar di sejumlah provinsi Indonesia.

Jubir pemerintah penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, sebelumnya pemerintah mengumumkan ada 172 orang positif. Dia mengakui, penambahan yang ditemukan hari ini cukup signifikan.

Provinsi Banten ditemukan 4 kasus positif, DIY 1 kasus positif, DKI paling banyak yakni 30 kasus positif. Selanjutnya, di Jawa Barat ditemukan 12 kasus positif, Jawa Tengah 2 kasus positif, Sumatera Utara 1 kasus positif.

Pasien positif Corona juga ditemukan di Lampung sebanyak 1 orang positif , Riau 1 positif, Kaltim 1 positif. Kemudian dari proses penyelidikan epidemologi ditemukan ada dua kasus positif..

"Ada penambahan 55 kasus positif, sehingga total sampai sekarang adalah 227 kasus positif," jelas Yuri dalam jumpa pers, Rabu (18/3).

Sementara untuk pasien yang sembuh sudah ada 11 orang pasien. 11 Orang ini telah menjalani sejumlah tes, hasilnya telah negatif dan diperbolehkan pulang. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini