Angka kejahatan pencurian di Sumsel menurun, tapi pelaku makin sadis
Merdeka.com - Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyebut angka kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau dikenal 3C di provinsi itu mulai turun. Hanya saja, pelaku makin sadis dan beringas dalam beraksi.
"Ya, dari kuantitas atau jumlahnya menurun, dibanding tahun 2017 angka kejahatan 3C turun 18 persen dari tahun 2016. Tapi, dari sisi kesadisannya meningkat," ungkap Zulkarnain di Palembang, Kamis (5/4).
Menurut dia, tindakan sadis pelaku tersebut dilihat dari beberapa kasus yang terjadi di beberapa daerah, seperti di Palembang, Pagaralam, Muara Enim, Ogan Komering Ulu Timur, dan sejumlah daerah lain. Tak jarang, korban terluka bahkan tewas akibat ulah pelaku.
"Bahkan, anggota Korankito saja ditembak. Artinya makin sadis," ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya akan menindak tegas pelaku yang berbuat kejam. Pada 2017 lalu, ada tujuh pelaku kejahatan 3C yang ditembak mati dan hingga Maret 2018 sudah dua pelaku tewas di tangan polisi.
"Makanya setiap ada pelaku kejahatan yang tewas saya rilis di kamar mayat. Ini peringatan bagi pelaku-pelaku, kami akan sikat habis," tegasnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya