Andi sudah ditahan, kapan Anas?

    Reporter : Laurencius Simanjuntak | Jumat, 18 Oktober 2013 10:11
    Andi sudah ditahan, kapan Anas?
    Andi Mallarangeng ditahan KPK. ©2013 merdeka.com/dwi narwoko

    Merdeka.com - Mantan Menpora Andi Mallarangeng kemarin akhirnya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bekas Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini masuk pusaran dugaan korupsi proyek Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

    Saat keluar Gedung KPK pukul 16.00 WIB, Kamis (17/10) kemarin, Andi terlihat langsung mengenakan baju tahanan KPK berwarna oranye. Andi hanya memberikan komentar singkat.

    "Saya terima ini sebagai proses mempercepat proses penuntasan kasus ini. Harapan saya supaya segera digelar di peradilan yang adil, sehingga kebenaran bisa terungkap," kata Andi.

    Andi kemudian langsung masuk mobil tahanan KPK. Dia ditahan di Rutan KPK, Jakarta.

    Andi sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

    Andi dijerat Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001.

    Selain Andi, ada juga Anas Urbaningrum yang terlilit kasus Hambalang. Namun, mantan pesaing Andi dalam Kongres Demokrat 2010 itu hanya menjadi tersangka dugaan penerimaan gratifikasi sebuah Toyota Harrier dari Adhi Karya, pelaksana proyek Hambalang.

    Anas sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 22 Februari lalu. Namun, alih-alih ditahan, sudah hampir delapan bulan berlalu mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu belum juga diperiksa sebagai tersangka.

    Bahkan, di tengah status tersangkanya Anas mendirikan ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI). Barangkali Anas adalah satu-satunya tersangka KPK yang bisa leluasa mendirikan ormas. Jika Anas ditahan sejak awal, barangkali PPI tak akan berdiri. Lantas, kapan Anas ditahan?

    [ren]

    Rekomendasi Pilihan


    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE