Andi Arief: Ani Yudhoyono Seperti Generator Bagi Demokrat

Senin, 3 Juni 2019 16:40 Reporter : Merdeka
Andi Arief: Ani Yudhoyono Seperti Generator Bagi Demokrat Pemakaman Ani Yudhoyono. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Politikus Demokrat, Andi Arief mengenal almarhumah Ani Yudhoyono bagi bak sebuah generator yang membangkitkan energi bagi ketua umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ani Yudhoyono, istri presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono wafat pada pukul 11.50 waktu Singapura, Sabtu, 1 Juni 2019. Ia diketahui berjuang melawan kanker darah sejak awal Februari di RS National University Hospital, Singapura.

"Bu Ani ini kalau di partai ini seperti generator. Generator itu yang membangkitkan yang mendorong walau bukan pelaku langsung, tapi dia mendorong jadi memberi semangat memberi energi pada partai terutama pada Pak SBY. Jadi ini yang saya sebut dengan ruang kosong yang tidak semuanya bisa dipenuhi Pak SBY, tapi bukan orang yang intervensi pada partai lebih pada dia sebagai generator buat Pak SBY," kata Andi Arief di kediaman SBY, Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin (3/6).

Hal itu dicontohkan dengan telatennya almarhumah untuk mencatat serta mengingatkan perihal apa saja yang menjadi prioritas dalam setiap rapat yang dilakukan oleh SBY. Catatan itu, menurut Andi, biasanya digunakan oleh almarhumah untuk selalu mengingatkan SBY supaya selalu komitmen dengan apa yang disampaikannya dalam rapat.

"Dan ini menjadi alat untuk mengingatkan Pak SBY untuk komitmen terhadap apa yang sudah dibicarakan di partai dan lain sebagainya, apa yang sudah diatur partai dan sebagainya. Jadi kalau listrik itu pembangkit ya sumber energinya," ucap Andi.

Andi juga mengungkapkan, Ani Yudhoyono memiliki peran yang vital dalam perkembangan Partai Demokrat. Meskipun begitu, Andi mengatakan bahwa almarhumah bukanlah tipe orang yang suka ikut campur terhadap urusan partai.

"Iya (perannya vital). Termasuk juga buat Pak SBY. Sentralnya di situ tapi dia bukan seseorang yang ikut campur, seseorang yang mengontrol partai ini, tidak. Tapi dia seseorang yang memberi semangat dan ini menurut saya fungsi yang jarang dimiliki orang. Karena itu Partai Demokrat dan Pak SBY pasti kehilangan dengan kepergian Bu Ani," ucapnya.

Andi Arief melihat sosok almarhumah merupakan seorang yang tegar dan teguh. Baginya almarhumah bukanlah wanita bisa. Ia sosok yang ajeg dalam segala hal.

"Secara personal, saya sudah hampir 16 tahun bersama Bu Ani ini. Saya melihat dia memang bukan perempuan biasa. Bukan seorang wanita biasa tapi dia memang memiliki kelebihan dalam hal ketegaran, keteguhan dan menjaga agar sesuatu itu pada garis lurus dan tidak cross the line. Jadi, tapi dia bukan orang yang intervensi, mengatur-ngatur," terang Andi. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini